KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, 5.713 Botol Miras Dimusnahkan Polres Salatiga

Jelang Lebaran, 5.713 Botol Miras Dimusnahkan Polres Salatiga

Jelang Lebaran, 5.713 Botol Miras Dimusnahkan Polres Salatiga

Polres Salatiga menggelar pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga pada Kamis (04/04/2024) pagi. Pemusnahan ini merupakan hasil operasi pekat dan KRYD Pra Operasi Ketupat Candi 2024.
Foto Arief Rasika
Petugas saat musnahkan ribuan botol miras hasil operasi pekat selama bulan ramadan, Kamis (4/4/2024).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polres Salatiga memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) diLapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Kamis (04/04/2024) pagi. Miras tersebut merupakan hasil operasi pekat dan KRYD Pra Operasi Ketupat Candi 2024.

Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari mengatakan, ribuan botol miras yang dimusnahkan ada beberapa jenis merk. Pemusnahan miras dilakukan dengan alat berat. Adapun tujuan pemusnahan ini yakni untuk menjaga kondusifitas wilayah hukum Polres Salatiga. Terlebih saat momen Ramadan dan menjelang Idulfitri 2024.

“Termasuk saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, sehingga pemusnahan miras ini juga sebagai upaya untuk menjaga kondusifitas wilayah,” jelasnya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kondusifitas lingkungan masing-masing. Seperti melakukan siskamling, dan sebagainya. Sementara, aparat kepolisian bersama pihak terkait juga tetap akan melakukan patroli secara berkala.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari mengatakan, total miras yang musnahkan kali ada 5.713 botol berbagai jenis dan merek.

Tujuan pemusnahan ini adalah untuk menekan penyakit masyarakat di bulan suci Ramadan di wilayah hukum Polres Salatiga.

Kapolres Salatiga Aryuni Novitasari saat diwawancarai Rasika FM

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]