URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang melakukan sterilisasi gereja menggunakan unit K-9. Kegiatan dipimpin jajaran Polres Semarang di sejumlah gereja besar, termasuk Gereja Kristus Raja Ungaran, Rabu (24/12/2025). Langkah ini dilakukan menjelang Natal 2025 guna menjamin keamanan umat, dengan sterilisasi lokasi dan penempatan ratusan personel pengamanan

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Misa Natal, Unit K-9 Polres Semarang Dikerahkan Sterilisasi Gereja

Jelang Misa Natal, Unit K-9 Polres Semarang Dikerahkan Sterilisasi Gereja

Jelang Misa Natal, Unit K-9 Polres Semarang Dikerahkan Sterilisasi Gereja

Petugas melaksanakan sterilisasi Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran menggunakan Unit K-9 jelang perayaan misa natal, Rabu (24/12/2025). Foto: win
Petugas melaksanakan sterilisasi Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran menggunakan Unit K-9 jelang perayaan misa natal, Rabu (24/12/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang melakukan sterilisasi gereja menggunakan unit K-9 menjelang perayaan Natal 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, khususnya di gereja-gereja dengan jumlah jemaat besar.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, sterilisasi dilakukan di sejumlah gereja yang masuk dalam pengamanan Operasi Lilin Candi 2025. Selain sterilisasi, Polres Semarang juga menempatkan personel pengamanan di setiap titik gereja.

“Hari ini kami laksanakan sterilisasi gereja dengan K-9 di beberapa gereja, terutama yang memiliki jemaat dalam jumlah besar, supaya malam ini dan besok saudara-saudara kita bisa melaksanakan ibadah dan merayakan Natal dengan aman dan nyaman,” ujarnya usai pemantauan di Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran, Rabu (24/12/2025).

Dalam Operasi Lilin Candi 2025, Polres Semarang menerjunkan sebanyak 381 personel yang dipetakan sesuai dengan titik-titik gereja yang melaksanakan ibadah Natal. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur.

“Kami selalu bergandeng tangan dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Semarang, termasuk rekan-rekan ormas, untuk bersinergi memberikan pelayanan dan pengamanan bagi saudara-saudara kita yang merayakan Natal,” imbuhnya.

Sementara itu, Pastor Paroki Kristus Raja Ungaran, Romo Marcellinus Tanto, menyampaikan rangkaian perayaan Natal di gerejanya dilaksanakan melalui beberapa kali misa untuk mengakomodasi jumlah umat yang cukup besar.

“Puncak perayaan Natal diwujudkan dalam misa sore dan malam ini, masing-masing dua kali, serta dua kali misa lagi besok. Total ada empat kali misa karena umat kami cukup banyak,” jelas Romo Tanto.

Ia menyebut jumlah jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran mencapai sekitar 6.500 orang, dengan kehadiran rata-rata sekitar 2.500 umat di setiap perayaan misa. Oleh karena itu, pihak gereja menyiapkan sekitar 2.500 tempat duduk pada setiap misa.

Romo Tanto juga mengapresiasi dukungan pengamanan dari aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah, mengingat lokasi gereja berada di tepi jalan nasional.

“Kami bersyukur setiap tahun selalu mendapatkan dukungan pengamanan dari Polres, Polsek, TNI, dan pemerintah. Kehadiran mereka sangat kami rasakan manfaatnya saat melaksanakan ibadah,” ungkapnya.

Terkait kesiapan internal, Romo Tanto memastikan seluruh persiapan ibadah Natal telah dilakukan jauh hari sebelumnya dan kini hampir rampung.

“Kami sudah membentuk kepanitiaan khusus dan persiapan sudah sekitar 90 persen. Tinggal menyelesaikan beberapa hal kecil saja,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah