RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jelang Nataru, Bupati Semarang Pastikan Harga Kepokmas Stabil

Jelang Nataru, Bupati Semarang Pastikan Harga Kepokmas Stabil

Jelang Nataru, Bupati Semarang Pastikan Harga Kepokmas Stabil

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Memasuki minggu kedua bulan Desembar 2022, harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di berbagai pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang terpantau relatif stabil.

Sejumlah komoditas terpantau mengalami kenaikan harga, namun masih dalam taraf normal yakni kisaran Rp 500 – Rp 1.000.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, secara umum laporan harian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menunjukkan situasi harga komoditas pokok cukup kondusif.

“Dari sekian jenis komoditas pokok masyarakat ini, hanya telur ayam ras yang dalam beberapa pekan terakhir terpantau sudah mengalami lonjakan harga di tingkat konsumen,” jelasnya.

Berdasarkan laporan tim TPID, lanjutvL Ngesti, sampai dengan hari ini, harga telur ayam ras rata- rata mencapai Rp 30.000 per kilogram, di pasar- pasar tradisional yang ada di wilayah Kabupaten Semarang. Pada tanggal 10 November 2022 lalu, harga telur ayam memang masih berada di kisaran Rp 25.000 per kilogram, sebelum akhirnya melonjak mencapai Rp 30.000 per kilogram di awal Desember 2022 ini.

“Artinya harga telur ayam ras ini tidak mengalami kenaikan lagi meskipun masih bertahan di angka Rp 30.000 per kilogram,” ungkap Ngesti Nugraha.

Sementara harga komoditas pokok masyarakat lain di sejumlah pasar tradisional relatif stabil mulai dari beras, gula, minyak goreng, cabai, bawang merah, dan sebagainya.

“Kalau ada yang naik Rp 500 atau Rp 1.000 masih wajar. Belum perlu melakukan pengendalian harga,” jelasnya.

Pemkab Semarang juga terus memonitor perkembangan di lapangan sampai dengan 28 Desember 2022 mendatang untuk memastikan komoditas pokok tetap ada dan harga terkendali. (win)

 

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157