URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Matahari belum muncul dari peraduan. Dinginnya cuaca Purwokerto tak menghalangi semangat belasan relawan yang peduli pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Banyumas mendatangi hotel tempat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginap, Senin (18/7) pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jogging di Banyumas, Ganjar Diajak Hunting dan Evakuasi ODGJ

Jogging di Banyumas, Ganjar Diajak Hunting dan Evakuasi ODGJ

Jogging di Banyumas, Ganjar Diajak Hunting dan Evakuasi ODGJ

Ganjar Pranowo saat bersama relawan peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Senin (18/7) pagi.
Ganjar Pranowo saat bersama relawan peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Senin (18/7) pagi.
Featured Image

BANYUMAS – Matahari belum muncul dari peraduan. Dinginnya cuaca Purwokerto tak menghalangi semangat belasan relawan yang peduli pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Banyumas mendatangi hotel tempat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginap, Senin (18/7) pagi.

Mereka menamakan diri Relawan ODGJ Banyumas Raya. Mereka sengaja datang pagi buta, karena tahu setiap pagi Ganjar selalu olahraga. Mereka berniat mengajak Ganjar jogging sambil hunting, mencari ODGJ yang ada di Banyumas sekaligus mengevakuasinya ke rumah sakit.

“Pagi pak, kami dari relawan ODGJ Banyumas. Ingin ikut jogging sama bapak dan kalau mau bapak kami ajak hunting ODGJ,” kata Sapto Hadi Wibowo, salah satu anggota ODGJ Banyumas.

Ganjar dengan semangat mengiyakan ajakan mereka. Bagi Ganjar, ini pengalaman baru, bisa jogging bersama relawan ODGJ dan melihat aksi mereka selama menjalankan misi kemanusiaan itu.

Selama perjalanan, Ganjar nampak asyik ngobrol dengan para relawan. Di tengah jalan tepatnya di depan Masjid Tujuh Belas Purwokerto, nampak seorang pria dengan rambut gondrong dan baju lusuh sedang duduk di halte. Pria itu adalah ODGJ yang biasa nongkrong di tempat itu.

“Itu pak, ada ODGJ. Mari kita coba dekati dan dievakuasi untuk diberikan pengobatan,” kata Sapto.

Belasan relawan itu langsung mendekati ODGJ. Dengan pendekatan yang ramah, mereka berhasil merayu ODGJ itu untuk diajak ngobrol bersama. Setelah diberi makan, minum dan diajak bercanda, ODGJ itu terlihat nyaman. Relawan kemudian merayu agar kuku dan rambut ODGJ itu dipotong.

“Dipotong ya kuku sama rambutnya. Biar ganteng,” rayu para relawan.

Awalnya ODGJ itu tidak mau. Ia takut akan dipasung. Namun relawan dan Ganjar berhasil merayu dengan pendekatan humanis. Ganjar bahkan sempat memberi uang pada ODGJ itu karena dia mengatakan ingin ke notaris.

“Ini uangnya buat ke notaris ya. Itu dipotong dulu rambutnya sama kukunya biar ganteng. Kan mau ketemu notaris,” rayu Ganjar.

ODGJ itupun akhirnya menurut. Bahkan, ia berkali-kali tertawa dengan candaan dan guyonan Ganjar. Setelah selesai dipotong rambut dan kukunya, relawan memandikannya di masjid dan menelpon ambulans PMI untuk mengevakuasi ODGJ ke rumah sakit.

“Ini luar biasa. Jadi sebenarnya kalau kita melihat dulu ada Sinau Hurip, hari ini ada relawan ODGJ Banyumas. Cara komunikasinya juga bagus dengan mereka, mulai dari nggak mau terus kemudian sampai bisa tersenyum. Itu sebuah proses yang saya nggak punya ilmunya. Ini betul-betul kawan-kawan yang dengan hati, tulus, mereka peduli dengan ODGJ. Hebat lah,” kata Ganjar.

Ganjar melihat sendiri, bagaimana relawan bekerja dengan tulus. Mereka sering hunting, mencari ODGJ dan melakukan perawatan. Mereka juga sudah paham SOP nya, yakni pendekatan, diurus dan dibersihkan lalu dibawa ke rumah sakit. Dan mereka juga komplit, bawa alat cukur, potong kuku, P3K, makanan, bawa sarapan dan bawa baju.

“Kalau kita bicara Pancasilanya, ini itu tidak hanya menghafal, tapi melakukan. Artinya bicara kemanusiaan yang adil dan beradabnya itu. Nilai kemanusiaan yang tinggi sekali dan tidak banyak orang yang peduli dengan mereka. Makanya saya mendukung kawan-kawan hebat ini ya, relawan ODGJ Banyumas. Mudah-mudahan berkembang, tunjukkan keikhlasan dalam membantu saudara-saudara kita ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Sapto mengatakan relawan ODGJ Banyumas terbentuk pada Desember 2020 lalu. Anggotanya sudah 52 orang dari berbagai kalangan.

“Alasan kami mendirikan relawan ini karena kadang ODGJ di jalanan itu kan orang melihatnya sebelah mata, mungkin karena orangnya kotor, dekil, apalagi terlihat yang rambutnya gondrong atau gimbal itu ya mungkin dari situlah orang jadi takut. Jadi kita terbentuk setidaknya kita mengedukasi warga, ke masyarakat, dan kita bisa membersihkan ODGJ agar nantinya bisa bersih, bisa seperti kita semua,” katanya.

Selama berkegiatan, sudah lebih dari 200 ODGJ mereka selamatkan atau evakuasi untuk mendapat perawatan. Ada banyak kisah haru, diantaranya sempat mempertemukan ODGJ yang hilang selama puluhan tahun dengan keluarga.

“Ada juga ODGJ yang kita temukan, kita rawat dan kembalikan ke keluarga. Alhamdulillah dia sembuh dan diterima oleh keluarga serta lingkungan. Sekarang, ODGJ itu sudah jadi pengusaha batu bata, ada yang perajin genting dan lainnya. Itu yang membuat kami semakin semangat,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Salatiga menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Porprov Jateng XVII Tahun 2026 dengan menargetkan 52 medali emas melalui penguatan sinergi, peningkatan fasilitas olahraga, dukungan UMKM, serta keterlibatan sponsor dan masyarakat.
Tuan Rumah Porprov 2026, Salatiga Bidik 52 Emas
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening meminta peninjauan ulang RPJMD di Ungaran, Rabu (6/5/2026), menyusul pengurangan Transfer ke Daerah, dengan mendorong penyesuaian target pembangunan dan prioritas anggaran secara realistis melalui sinergi eksekutif-legislatif agar program tetap berjalan efektif.
Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar
FKP Perumdam Kabupaten Semarang Jadi Tuan Rumah Workshop Regional Paguyuban Banyu Bening Jateng
FKP Perumdam Kabupaten Semarang Jadi Tuan Rumah Workshop Regional Paguyuban Banyu Bening Jateng
Dishub Kabupaten Semarang memastikan tidak ada korban pengendara motor dalam kecelakaan di turunan Exit Tol Bawen, Senin (4/5/2026), lalu mengevaluasi keselamatan dengan mendorong pembongkaran pulau jalan, peningkatan sistem lampu lalu lintas berbasis teknologi, serta penanganan faktor human error dan teknis kendaraan.
Evaluasi Usai Kecelakaan Bawen, Dishub Dorong Perombakan Pulau Jalan dan Sistem Lampu Lalu Lintas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Seorang pemuda bernama Rian (18), warga Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia mengapung di kawasan Rawa Pening, Kamis (7/5/2026), dengan kaki terlilit tali yang terikat aki mobil dan tabung gas 3 kilogram, setelah sebelumnya dilaporkan tidak pulang selama hampir tiga hari.
Pemuda Getasan Ditemukan Tewas Mengapung di Rawa Pening, Kaki Terikat Aki dan Tabung Gas
Seorang pemuda bernama Rian (18), warga Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia mengapung di kawasan Rawa Pening, Kamis (7/5/2026), dengan kaki terlilit tali yang terikat aki mobil...
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi,...
UKSW Gelar Human Origins Heritage, Peserta dari 12 Negara
UKSW Gelar Human Origins Heritage, Peserta dari 12 Negara
Fakultas Interdisiplin UKSW kembali menggelar program internasional Human Origins Heritage 2026 yang diikuti 29 peserta dari 12 negara melalui riset partisipatif dan pelestarian budaya di Sangiran hingga...
Pemerintah Kota Salatiga menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Porprov Jateng XVII Tahun 2026 dengan menargetkan 52 medali emas melalui penguatan sinergi, peningkatan fasilitas olahraga, dukungan UMKM, serta keterlibatan sponsor dan masyarakat.
Tuan Rumah Porprov 2026, Salatiga Bidik 52 Emas
Pemerintah Kota Salatiga menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Porprov Jateng XVII Tahun 2026 dengan menargetkan 52 medali emas melalui penguatan sinergi,...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 7 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di kawasan pegunungan akibat peningkatan aktivitas atmosfer yang dapat memicu petir dan angin kencang.
07 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah Berawan, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 7 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan...
Muat Lebih

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin membuka Salatiga May Day 2026 di halaman Pemkot, Jumat (1/5/2026), dengan melibatkan unsur tripartit untuk mempererat hubungan industrial melalui santunan BPJS, layanan kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM, guna meningkatkan kesejahteraan pekerja dan kolaborasi antar pihak.
May Day Salatiga 2026, Nina Bertekad Sejahtera Bersama
Pemerintah Kota Salatiga memperingati Hardiknas 2026 melalui upacara di halaman kantor pemkot, Senin (4/5/2026), dengan menegaskan penguatan pendidikan inklusif berbasis mindset, mental, dan misi, sekaligus mengapresiasi berbagai capaian prestasi nasional sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen pendidikan.
Kota Salatiga Borong Penghargaan di Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Inklusif
Korwil Pendidikan Kecamatan Tengaran menggelar tes dan lomba calistung bagi siswa SD di Kabupaten Semarang pada peringatan Hardiknas 2026 guna meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, setelah ditemukan sebagian siswa kelas awal belum menguasai dasar tersebut, melalui penguatan pembelajaran dan kompetisi edukatif.
Aksi Nyata Hardiknas 2026, Korwilcambidik Tengaran Gelar Calistung, bagi Siswa Kelas 1 dan 2 SD

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved