URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua orang meninggal dunia akibat tersengat listrik di Jalan Kapas Timur III RT 2 RW 8, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk Kota Semarang pada Sabtu (31/12/2022) malam

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabel Putus Terendam Banjir di Genuk, Dua Orang Meninggal Dunia Tersengat Listrik

Kabel Putus Terendam Banjir di Genuk, Dua Orang Meninggal Dunia Tersengat Listrik

Kabel Putus Terendam Banjir di Genuk, Dua Orang Meninggal Dunia Tersengat Listrik

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Dua orang meninggal dunia akibat tersengat listrik di Jalan Kapas Timur III RT 2 RW 8, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk Kota Semarang pada Sabtu (31/12/2022) malam. Kedua korban meninggal dunia diduga karena tersengat oleh kabel listrik yang putus dan terendam banjir.

Kapolsek Genuk, Kompol RIS Andrian mengatakan, peristiwa ini terjadi pada pukul 21.30 WIB. Kedua identitas korban masing-masing bernama Dinda Shefira (19) warga Tegal dan Muh Kevinabeel (19).[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Kejadian nahas ini bermula ketika korban Dinda yang indekos di Jalan Kapas Utara 13 Blok H-1 No.107B, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk Kota Semarang berpamitan dengan Ibu Kosnya untuk merayakan tahun baru dengan bakar-bakaran di kos korban Kevinabeel atau di lokasi kedua korban tersengat listrik.

Pada saat itu, kondisi jalanan tertutup air banjir karena dampak dari hujan deras yang mengguyur wilayah di Kota Semarang. Kemudian seorang saksi yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian melihat ada kilatan listrik ditambah mendengar suara teriakan yang kencang.

Pada saat diperiksa, saksi tersebut melihat kedua korban dalam kondisi tanpa sadar dan tubuhnya terendam banjir. Pada saat itu saksi mau mencoba untuk menolong korban, akan tetapi karena merasa ada sengatan arus listrik kemudian saksi menjauh,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Minggu (1/1/2023).

Dirinya melanjutkan, karena ada sengatan arus listrik di sekitar korban, kemudian saksi memeriksa dan mengetahui ada kabel listrik yang terpurus dan jatuh ke air banjir. Setelah mengetahui kejadian ini, kemudian saksi itu melapor ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Pukul 00.05 WIB korban dibawa ke RS.Kariadi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas peristiwa ini kami juga berkoordinasi dengan PLN,” imbuhnya.

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab