KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Masuk 5 Besar Investasi Tertinggi di Jawa Tengah, Capai Rp4,3 Triliun

Kabupaten Semarang Masuk 5 Besar Investasi Tertinggi di Jawa Tengah, Capai Rp4,3 Triliun

Kabupaten Semarang Masuk 5 Besar Investasi Tertinggi di Jawa Tengah, Capai Rp4,3 Triliun

Kepala DPMPTSP Kabupaten Semarang Hetty Setiorini. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kabupaten Semarang masuk lima besar daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah. Berdasarkan rilis terbaru, nilai investasi yang masuk mencapai Rp4,3 triliun, menempatkan Kabupaten Semarang di peringkat kelima se-Jawa Tengah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Semarang, Hetty Setiorini, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak serta daya tarik wilayah Kabupaten Semarang bagi investor.

Menurutnya, Kabupaten Semarang memiliki posisi strategis yang menjadikannya wilayah “seksi” untuk berinvestasi. Banyak pengusaha, khususnya dari Jawa Barat, bermigrasi ke Jawa Tengah dan memilih Kabupaten Semarang karena berada di kawasan Joglosemar (Jogja–Solo–Semarang).

“Kabupaten Semarang ini komplit. Kita punya industri, pertanian, dan pariwisata atau yang dikenal dengan Intanpari. Ditambah akses yang sangat mudah, dekat pintu tol, pelabuhan, dan bandara yang bisa ditempuh kurang dari satu jam. Ini tentu menguntungkan pelaku usaha,” jelas Hetty ditemui di Mal Pelayanan Publik Lopait, Tuntang, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, kemudahan akses tersebut sangat mendukung aktivitas ekonomi, mulai dari distribusi barang hingga pengiriman bahan baku, sehingga meningkatkan minat investasi. Terkait realisasi investasi, Hetty menguraikan bahwa perhitungan dilakukan melalui sistem Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang mencatat jumlah pelaku usaha serta nilai modal, baik tenaga kerja maupun mesin. Pelaku usaha lama diwajibkan melaporkan kegiatannya setiap tiga bulan, sementara rilis realisasi investasi muncul setiap triwulan.

“Target investasi Kabupaten Semarang sejak 2020 sebesar Rp4 triliun selalu tercapai. Bahkan terakhir realisasinya melebihi target yakni mencapai Rp4,3 triliun,” ungkapnya.

Realisasi investasi terbesar disumbang oleh pelaku usaha di kawasan industri Bawen, khususnya sektor pengolahan pala, disusul industri garmen. Selain itu, sektor makanan, jamu, dan garmen masih menjadi kekuatan utama Kabupaten Semarang.

“Nilai ini belum termasuk proyek jalan tol. Bayangkan jika proyek ini sudah beroperasi, harapan kita tahun depan ya,
maka nilai investasi diperkirakan akan meningkat signifikan,” benernya.

Untuk mendukung iklim investasi, Pemkab Semarang melalui DPMPTSP juga menyiapkan enam langkah inovasi “Smart Berinvestasi”. Salah satunya melalui kepastian tata ruang yang diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2025, dilengkapi Sistem Informasi Tata Ruang (Simtaru).

“Dalam waktu 5 sampai 10 menit, calon investor bisa mengetahui apakah lokasi yang diinginkan sesuai dengan rencana usahanya,” terangnya.

Selain itu, proses perizinan didukung melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) dari pemerintah pusat. Perizinan dilanjutkan dengan pemenuhan persyaratan dasar, dokumen lingkungan hidup, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga izin usaha sektoral.

“Dengan sistem ini, investor bisa beraktivitas di Kabupaten Semarang dengan aman, nyaman, dan sesuai aturan,” pungkas Hetty. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]