KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Tembus 200 Kasus Terkonfirmasi Covid-19, Didominasi Klaster Keluarga

Kabupaten Semarang Tembus 200 Kasus Terkonfirmasi Covid-19, Didominasi Klaster Keluarga

Kabupaten Semarang Tembus 200 Kasus Terkonfirmasi Covid-19, Didominasi Klaster Keluarga

UNGARAN – Peningkatan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang masih terus terjadi. Bahkan hingga Rabu (9/2/2022) tercatat ada penambahan sebanyak 52 kasus baru dalam satu hari sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 menembus angka 201 kasus.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Endah Indriati Wurjaningrum mengatakan tambahan 52 kasus positif itu rata-rata berasal dari klaster keluarga.

“Ada salah satu anggota keluarga yang positif (Covid-19) lalu menularkan kepada anggota keluarga yang lain,” ujarnya di Ungaran, Kamis (10/2/2022).

Diterangkan Endah, dari jumlah 201 kasus tersebut kebanyakan menjalani isolasi mandiri (isoman).

“Jika rumahnya memenuhi syarat maka bisa isoman di rumah masing-masing. Akan tetapi kalau tidak memenuhi syarat maka disarankan isolasi terpusat di Bapelkes Jateng di Siwakul atau Hotel Garuda Kopeng,” jelasnya.

Diakui Endah, daerah dengan jumlah kasus aktif terbanyak adalah di Kecamatan Ungaran Barat dengan 31 kasus, disusul Ungaran Timur 25 kasus dan Bergas 24 kasus.

“Dominasi memang klaster keluarga dan beberapa yang lain adalah klaster pabrik, namun jumlahnya tidak terlalu banyak,” kata dia.

Endah menambahkan, sampai dengan saat ini baru ditemukan satu orang yang terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron Atas hal ini, Dinkes telah mengambil langkah-langkah pencegahan.

“Percepatan vaksinasi, baik vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun, masyarakat umum maupun booster sedang kita lakukan. Selain itu upaya tracing testing dan treatment juga kita perbanyak untuk menyekat agar jika ada temuan kasus tidak semakin menyebar,” urainya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis