RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Hadiahi Pantun, Usai Sertijab Kabag Log, Kasat Intelkam dan Kapolsek

Kapolres Salatiga Hadiahi Pantun, Usai Sertijab Kabag Log, Kasat Intelkam dan Kapolsek

Kapolres Salatiga Hadiahi Pantun, Usai Sertijab Kabag Log, Kasat Intelkam dan Kapolsek

……….”Apabila ada sumur diladang boleh kita menumpang mandi, apabila ada umur kita panjang boleh kita berjumpa lagi”…….

Itulah sekelumit pantun yang disampaikan oleh Kapolres Salatiga saat acara pisah sambut dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag Log Polres Salatiga, Kasat Intelkam ,Kapolsek Tingkir dan Kapolsek Sidomukti, bertempat di pendopo Polres Selasa 9.8.22.

“Mutasi adalah hal yang wajar dan sudah biasa terjadi pada Institusi Polri, ucap Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Indra Mardiana.

Jabatan Kabag Log Polres Salatiga Kompol Sholikin, S.H. bergeser ke menjadi Kabag Ren Polres Boyolali, adapun penggantinya AKP Dwi Anggun Setyarini, yang sebelumnya Kasi Keu Polresta Surakarta, Kasat Intelkam AKP Santosa, S.H. menjadi Kasat Intelkam Polres Pekalongan Kota dan digantikan oleh IPTU Bharatungga Dharuning Pawuri, S.T.K, S.I.K, M.H. dari Pama Polres Semarang, Kapolsek Tingkir Edi Hartono, S.H, M.H. menjadi Kanit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jateng digantikan oleh Kompol Dani Herlambang, S.P, M.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kautmitra Subbidpenmas Bidhumas Polda Jateng serta Kapolsek Sidomukti Kompol Kurnianto Seco Hariyono, menjadi Kanit 1 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jateng digantikan oleh Kompol Parwanto, yang sebelumnya menjabat Kabagren Polres Sukoharjo.

AKBP Indra Mardiana saat diwawancarai Rasika FM

Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari surat telegram Kapolda Jawa Tengah mengenai mutasi jabatan. Hal ini sebagai upaya mendinamisasikan organisasi dan merupakan penyegaran yang harus dilakukan secara kontinyu agar kinerja Polri tetap terjaga dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, disamping itu untuk mengantisipasi perubahan yang begitu cepat terjadi dimasyarakat, Polri akan mendukung keinginan masyarakat sejauh masih dalam bingkai demokrasi dan konstitusi.

“Atas nama pribadi dan institusi saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat lama, yang telah bekerja dan mengabdikan diri di Polres Salatiga dan berharap tali silaturahim dan kerjasama tetap terjalin, dan dengan kemampuan dan pengalamannya dapat bertugas lebih baik ditempat baru” ujar kapolres

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani