URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi mengajak warga menjaga toleransi selama Ramadan 1447 H di Salatiga, Kamis (19/2/2026). Imbauan disampaikan agar predikat kota tertoleran tetap terjaga, dengan saling menghormati antarumat serta menegaskan penegakan ketertiban menjadi kewenangan kepolisian

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Larang Ormas Lakukan Intimidasi Tempat Usaha Saat Puasa

Kapolres Salatiga Larang Ormas Lakukan Intimidasi Tempat Usaha Saat Puasa

Kapolres Salatiga Larang Ormas Lakukan Intimidasi Tempat Usaha Saat Puasa

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki awal puasa 2026, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan bahwa momentum bulan Ramadhan 1447 Hijriah harus menjadi sarana untuk memperkuat predikat Salatiga sebagai kota tertoleran di Indonesia. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga suasana aman dan damai selama bulan suci berlangsung. “Predikat tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dijaga bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama bulan Ramadhan,” ungkap Ade Papa Rihi, melalui siaran pers Kamis (19/2/2026).

Ade menyampaikan, Ramadhan merupakan bulan penuh berkah sekaligus momen pengendalian diri. Oleh karena itu, ia mengimbau umat Muslim dan warga non-Muslim untuk saling menghormati satu sama lain dalam menjalankan aktivitas sehari-hari agar nilai kebersamaan tetap terjaga.

Menurut kapolres, Ramadan merupakan bulan penuh berkah, momentum pengendalian diri, sekaligus saat yang tepat untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Kapolres menyampaikan bahwa Kota Salatiga selama ini dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia. Predikat tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dijaga bersama.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama bulan Ramadan,” ungkap AKBP Ade

Lebih lanjut Kapolres Salatiga menegaskan pentingnya sikap saling menghormati antarwarga. Kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, diharapkan tetap menghormati saudara-saudara yang tidak berpuasa. Sebaliknya, masyarakat yang tidak berpuasa juga diimbau untuk menghargai umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah.

Termasuk dalam hal makan dan minum di tempat umum agar tidak dilakukan secara terbuka maupun berlebihan di hadapan mereka yang sedang berpuasa. Menurunya, sikap saling menghormati merupakan hal sederhana, namun memiliki dampak besar dalam menjaga kerukunan.

Kepada para pelaku usaha, khususnya pemilik warung makan dan restoran, Kapolres berharap agar tetap menjaga etika serta saling menghormati selama bulan Ramadan.

Namun demikian, Kapolres menegaskan bahwa tidak ada kelompok masyarakat atau organisasi kemasyarakatan yang diperbolehkan melakukan intimidasi maupun tindakan sewenang-wenang terhadap pelaku usaha.

“Penegakan ketertiban adalah kewenangan aparat kepolisian. Apabila ditemukan tindakan yang melanggar hukum, akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110 Polres Salatiga.

BACA JUGA :

Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved