KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Larang Ormas Lakukan Intimidasi Tempat Usaha Saat Puasa

Kapolres Salatiga Larang Ormas Lakukan Intimidasi Tempat Usaha Saat Puasa

Kapolres Salatiga Larang Ormas Lakukan Intimidasi Tempat Usaha Saat Puasa

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki awal puasa 2026, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan bahwa momentum bulan Ramadhan 1447 Hijriah harus menjadi sarana untuk memperkuat predikat Salatiga sebagai kota tertoleran di Indonesia. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga suasana aman dan damai selama bulan suci berlangsung. “Predikat tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dijaga bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama bulan Ramadhan,” ungkap Ade Papa Rihi, melalui siaran pers Kamis (19/2/2026).

Ade menyampaikan, Ramadhan merupakan bulan penuh berkah sekaligus momen pengendalian diri. Oleh karena itu, ia mengimbau umat Muslim dan warga non-Muslim untuk saling menghormati satu sama lain dalam menjalankan aktivitas sehari-hari agar nilai kebersamaan tetap terjaga.

Menurut kapolres, Ramadan merupakan bulan penuh berkah, momentum pengendalian diri, sekaligus saat yang tepat untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Kapolres menyampaikan bahwa Kota Salatiga selama ini dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia. Predikat tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dijaga bersama.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh toleransi selama bulan Ramadan,” ungkap AKBP Ade

Lebih lanjut Kapolres Salatiga menegaskan pentingnya sikap saling menghormati antarwarga. Kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, diharapkan tetap menghormati saudara-saudara yang tidak berpuasa. Sebaliknya, masyarakat yang tidak berpuasa juga diimbau untuk menghargai umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah.

Termasuk dalam hal makan dan minum di tempat umum agar tidak dilakukan secara terbuka maupun berlebihan di hadapan mereka yang sedang berpuasa. Menurunya, sikap saling menghormati merupakan hal sederhana, namun memiliki dampak besar dalam menjaga kerukunan.

Kepada para pelaku usaha, khususnya pemilik warung makan dan restoran, Kapolres berharap agar tetap menjaga etika serta saling menghormati selama bulan Ramadan.

Namun demikian, Kapolres menegaskan bahwa tidak ada kelompok masyarakat atau organisasi kemasyarakatan yang diperbolehkan melakukan intimidasi maupun tindakan sewenang-wenang terhadap pelaku usaha.

“Penegakan ketertiban adalah kewenangan aparat kepolisian. Apabila ditemukan tindakan yang melanggar hukum, akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110 Polres Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]