KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Semarang: Nekat Berkerumun, Kami Bubarkan!

Kapolres Semarang: Nekat Berkerumun, Kami Bubarkan!

Kapolres Semarang: Nekat Berkerumun, Kami Bubarkan!

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo. (Foto/win)

UNGARAN – Peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang secara signifikan membuat jajaran Polres Semarang akan menindak tegas terhadap potensi pelanggaran protokol kesehatan. Terlebih, berdasarkan data yang dilansir dari corona.jatengprov.go.id Kabupaten Semarang masuk zona merah per tanggal 11 Juni 2021.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menuturkan pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh Polsek jajaran untuk menindak tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan, utamanya potensi kerumunan. Kapolres menegaskan akan membubarkan segala bentuk kerumunan, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa dikenakan sanksi hukum. Menurutnya penegakan ekstra itu adalah jalan terakhir bagi pelanggar protokol kesehatan.

Meski demikian, Kapolres menambahkan pihaknya akan tetap mengedepankan pencegahan, harapannya tumbuh kesadaran masyarakat terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan. (win)

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama