KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Kabupaten Semarang Meningkat

Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Kabupaten Semarang Meningkat

Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Kabupaten Semarang Meningkat

Ilustrasi
UNGARAN – Selama kurun waktu tahun 2022, kasus kekerasan dan pelecehan seksual dengan korban anak di bawah umur di Kabupaten Semarang meningkat. Terbaru, pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu SD negeri terhadap anak didiknya menambah daftar panjang pekerjaan rumah aparat penegak hukum dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang.
Hal itu diakui oleh Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih saat dikonfirmasi di Ungaran, Rabu (13/7/2022). Menurutnya, di Kabupaten Semarang sudah ada beberapa kasus pelecehan seksual dengan korban anak yang ditangani oleh DP3AKB, baik dalam hal pendampingan maupun pemulihan trauma kepada para korban.
“Ada yang dilakukan oleh orang tuanya, temannya bahkan juga guru seperti yang baru- baru ini ditangani oleh Polres Semarang,” ungkapnya.
Dikatakan Dewi, di tahun 2022 ini laporan yang masuk ke DP3AKB Kabupaten Semarang memang banyak. Secara umum, trennya memang naik meski data pastinya ada di bidang yang menangani.
“Yang jelas, setiap ada kasus kekerasan dan pelecehan seksual anak kami selalu dihubungi oleh aparat kepolisian untuk berkoordinasi dalam membantu memberikan penanganan kepada korban,” ujarnya.
Secara umum, lanjut Dewi, kasus- kasus kekerasan/ pelecehan seksual terhadap anak di Kabupaten Semarang, pelakunya masih didominasi oleh orang dekat. Seperti misalnya ayah tiri, teman dan juga pendidik yang selama ini sudah akrab dengan korbannya.
“Kalau kami pelajari penyebabnya bukan karena kurangnya edukasi kepada masyarakat. Tetapi lebih kepada kurangnya perhatian terhadap anak. Bisa karena faktor ekonomi juga, karena rata-rata korbannya berasal dari lingkungan keluarga kurang mampu,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]