URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Exit Tol Tingkir diperkirakan menjadi titik rawan kemacetan saat arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Warga Tingkir meminta Pemkot Salatiga dan Polri menyiapkan pengamanan. Kekhawatiran muncul karena jalan sempit berpotensi dialihkan ke perkampungan, sehingga polisi menyiapkan pos pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kawasan Exit Tol Tingkir Salatiga Diperkirakan akan Macet Saat Nataru, Warga Berharap ada Antisipasi

Kawasan Exit Tol Tingkir Salatiga Diperkirakan akan Macet Saat Nataru, Warga Berharap ada Antisipasi

Kawasan Exit Tol Tingkir Salatiga Diperkirakan akan Macet Saat Nataru, Warga Berharap ada Antisipasi

Exit Tol Tingkir Salatiga diprediksi mengalami kemacetan saat Nataru Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kawasan Exit Tol Tingkir, dikecamatan Tingkir Kota Salatiga, diperkirakan akan menjadi salah satu titik rawan kemacetan saat arus mudik dan balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Warga yang tinggal di sekitar Exit Tol Tingkir meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bersama kepolisian menyiapkan langkah antisipasi dan pengamanan yang matang agar dampak kemacetan tidak mengganggu mobilitas dan keselamatan warga. Mereka juga mengkhawatirkan jika jalan kampung akan menjadi jalur alternatif, sehingga macet dijalan raya akan pindah ke perkampungan.

Warga mengaku khawatir pengalaman kemacetan pada momen libur panjang sebelumnya kembali terulang. Saat terjadi kepadatan kendaraan, banyak pengendara sepeda motor nekat mencari jalan pintas dengan melintasi perkampungan.

“Jangan sampai kejadian seperti tahun-tahun lalu terulang. Kami berharap ada antisipasi supaya dampak kemacetan tidak membahayakan keselamatan warga kampung,” ujar Sudibyo warga Tingkir, Rabu 17 Desember 2025.

Jalan Sempit Penyebab Titik Rawan Macet

Exit Tol Tingkir dinilai rawan macet karena menjadi titik pertemuan arus kendaraan tol dengan Jalan Salatiga–Suruh, Kabupaten Semarang, yang memiliki lebar terbatas.

Kondisi jalan yang hanya terdiri dari dua lajur kerap memicu penumpukan kendaraan di persimpangan, terutama saat volume kendaraan meningkat tajam pada libur Panjang, Warga mengusulkan pelebaran Jalan Exit Tol Tingkir segera dilaksanakan.

Selain pengaturan lalu lintas jangka pendek, warga juga berharap Pemkot Salatiga dapat mempertimbangkan solusi jangka panjang berupa pelebaran jalan di kawasan Exit Tol Tingkir.

“Setahu saya, idealnya jalan di Exit Tol itu empat lajur. Kalau arus kendaraan meningkat, keluar-masuk kendaraan bisa lebih lancar dan tidak menumpuk,” tambahnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo membenarkan bahwa Exit Tol Tingkir masuk dalam daftar titik rawan kemacetan saat Nataru.

Sebagai langkah awal, Polres Salatiga akan mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) serta menempatkan personel untuk pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut.

“Exit Tol Tingkir masih menjadi titik rawan kemacetan saat Nataru. Terkait skema antisipasi dan penanganan, kami akan membahasnya dalam Latpraops di Polda. Skema pastinya akan disampaikan setelah itu,” ungkap Sutopo.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah