KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kebakaran Di Asrama Kodam IV Diponegoro, 9 Rumah Hangus Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Di Asrama Kodam IV Diponegoro, 9 Rumah Hangus Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Di Asrama Kodam IV Diponegoro, 9 Rumah Hangus Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran menghanguskan sembilan rumah di pemukiman Asrama Kodam 4 Diponegoro RT4 RW 5, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari pada Rabu (7/7/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

RASIKAFM – Terjadi kebakaran di pemukiman Asrama Kodam 4 Diponegoro RT4 RW 5, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari pada Rabu (7/7/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun sembilan rumah milik warga hangus dilahap jago merah.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Akan tetapi penyebab kebakaran berawal dari salah satu rumah milik almarhum Tugio.

Komandan Pleton 3 Pemadam Kebakaran, Wahyudi mengatakan, pihaknya menerjunkan tujuh unit mobil damkar dan 36 personil untuk memadamkan api.

Dia menyebut kebakaran terjadi karena kelalaian pemilik rumah nomor 05 saat pergi meninggalkan tempat tinggalnya tersebut.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=0HceF0oAVQY[/embedyt]

Keterangan Video:
– Petugas kebakaran kemberikan keteranagan kepada media
– Warga setempat kemberikan keteranagan kepada media

“Kronologi berawal dari rumah 05 yang kosong, info dari RT karena kelalaian penghuni saat pergi. Mungkin saat pergi lupa meninggalkan kompor atau mematikan listrik, bisa saja itu sebagai pemicu,” kata Wahyudi kepada RASIKAFM dilokasi kejadian.

Wahyudi menuturkan medan yang sempit membuat pihaknya mengalami kendala dalam proses pemadaman. Beberapa petugas juga sempat batuk-batuk dan mengalami gangguan pernafasan akibat terkena kepulan asap yang sangat
pekat.

“Medan yang sempit membuat armada dan mobil kesusahan untuk mendekat sehingga harus menggelar selar yang banyak. Akibat asap personil juga terjadi lemes-lemes,” bebernya.

Sementara itu, salah satu Saksi mata Doni mengatakan sebelum kejadian, penghuni rumah pergi jalan kaki dan sempat berpamitan dengan dia.

Namun tak lama setelah ia pergi, lanjut Doni, rumahnya terbakar lalu api membesar kemudian merembet ke beberapa rumah warga.

Kebakaran membuat warga panik sehinga barang-barang berharga milik warga langsung diamankan.

“Katanya mau pergi sebentar, nggak tau 15 menit rumahnya terbakar dan api membesar merembet ke tetangga-tetangga,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang