URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran terjadi di salah satu blok Rusunawa Sawah Besar, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari Senin (13/6/2022) sekira pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut tepatnya berada di Blok E.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kebakaran di Rusunawa Kaligawe Semarang Diakibatkan Oleh Arus Pendek di Ruang Panel Listrik

Kebakaran di Rusunawa Kaligawe Semarang Diakibatkan Oleh Arus Pendek di Ruang Panel Listrik

Kebakaran di Rusunawa Kaligawe Semarang Diakibatkan Oleh Arus Pendek di Ruang Panel Listrik

featured-img

SEMARANG – Kebakaran terjadi di salah satu blok Rusunawa Sawah Besar, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari Senin (13/6/2022) sekira pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut tepatnya berada di Blok E.

Kepala Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Trijoto menyampaikan jika kebakaran ini bermula dari ruang panel lisrik yang mengalami arus pendek hingga menimbulkan percikan api. Kemudian warga setempat mengetahui hal tersebut ketika melihat asap yang mengepul.

“Penyebabnya konsleting, lalu api timbul dan terjadilah kebakaran,” ujarnya di lokasi kejadian.

Mengetahui ada api muncul, warga langsung melaporkan temuan itu dan Damkar Kota Semarang langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pengamanan agar api tak cepat merambat ke bangunan lainnya.

“Begitu dapat laporan kami langsung ke sana,” katanya.

Disisi lain, Trijoto menambahkan, di ruangan panel pusat kebakaran itu terdapat banyak barang warga. Padahal menurut Trijoto, panel listrik seharusnya steril dan tidak sesak.

“Tadi langsung kami sterilkan. Barang-barang dikeluarkan,” paparnya.

Dalam upaya penanganan kebarakan ini, Damkar Kota Semarang menurunkan 1 armada dengan 5 anggota. Pantauan di lokasi pada pukul 11.00 WIB, api kebakaran sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Semarang.

Sementara Mudayat (51), ketua RT 4 RW 8 menjelaskan kebakaran diketahui oleh warga saat melihat adanya asap yang mengepul di salah satu ruangan di blok E. Di ruangan panel itu, sempat terdengar suara ledakan yang diduga lantaran hubung singkat.

Warga sempat terkejut saat terjadi kebakaran. Namun beruntung Damkar bisa segera datang dan kerugian yang lebih besar bisa dicegah.

“Memang kenanya di ruang panel. Beruntung warga langsung memadamkan dengan menggunakan apart sambil menghubungi Pemadam dan PLN,” bebernya.

Ia juga mengakui di ruangan tersebut memang terdapat cukup banyak barang-barang warga yang ditinggal di tempat tersebut. Akan tetapi beruntung api tidak cepat menjalar karena sisi-sisi ruangan itu adalah tembok dan besi.

“Tidak ada warga yang luka maupun korban jiwa. Sehausnya ruangannya steril. Aslinya barang itu transti terus dipindahkan. Mungkin orangnya lagi sibuk sampai lupa memindahkan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan