URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, akhirnya meresmikan destinasi wisata baru Gumuk Sidul Menul-Menul. Berada di Dusun Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Gumuk ini berada di ketinggian 623 mdpl dan terdiri dari 187 anak tangga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kehadiran Gumuk Sidul Menul Menul Jadi Primadona Baru Wisata Alam di Salatiga

Kehadiran Gumuk Sidul Menul Menul Jadi Primadona Baru Wisata Alam di Salatiga

Kehadiran Gumuk Sidul Menul Menul Jadi Primadona Baru Wisata Alam di Salatiga

featured-img

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, akhirnya meresmikan destinasi wisata baru Gumuk Sidul Menul-Menul. Berada di Dusun Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Gumuk ini berada di ketinggian 623 mdpl dan terdiri dari 187 anak tangga. Tak hanya spot foto, Gumuk Sidul Menul-Menul juga memiliki amfiteater dengan kapasitas maksimal 75 orang, dan dapat digunakan untuk acara seperti rapat, mini konser, atau sekedar bersantai bersama keluarga.

Lurah Sidorejo Kidul, Irwan Susanto, mengungkapkan, pembangunan Gumuk Sidul Menul-Menul telah diinisiasi sejak 30 Agustus 2020 lalu dan dibangun melalui dana kelurahan. Adapun yang melatarbelakangi pembangunan gumuk di Dusun Gunungsari tersebut adalah keberadaan Kelurahan Sidorejo Kidul sebagai Ibu Kota Kecamatan Tingkir yang belum banyak diketahui oleh masyarakat.

Agar mudah diingat, maka muncul nama Sidul sebagai akronim Sidorejo Kidul. Adapun, nama Menul-Menul merupakan akronim dari Menuju Unggul.“Peresmian ini murni 100 persen swadaya dari masyarakat dan menjadi satu-satunya destinasi wisata di Salatiga yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat,” ucap Irwan.

Pihaknya juga telah bekerja sama dengan akademisi untuk membekali pengelola terkait manajemen pengelolaan tempat wisata. Selain Pj. Wali Kota, peresmian Sidul Menul-Menul dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Salatiga, Kepala OPD terkait, Camat Tingkir, segenap jajaran Forkopimcam, Lurah se-Kecamatan Tingkir serta stakeholder yang terkait langsung dengan pembangunan Sidul Menul-Menul.

BACA JUGA :

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved