URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kesan Anak Muda Papua ke Ganjar: Pemimpin Keren, Casing Tua tapi Dalamnya Muda Banget

Kesan Anak Muda Papua ke Ganjar: Pemimpin Keren, Casing Tua tapi Dalamnya Muda Banget

Kesan Anak Muda Papua ke Ganjar: Pemimpin Keren, Casing Tua tapi Dalamnya Muda Banget

featured-img

PAPUA – Casing boleh tua, tapi dalamnya ternyata muda banget. Kesan itulah yang didapat anak-anak muda kreatif Papua saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Minggu (3/10) malam. Mereka tak menyangka, Ganjar begitu santai dan easy going saat bertemu anak-anak muda yang umurnya terpaut cukup jauh dengannya.

Anak-anak muda kreatif Papua yang tahu bahwa Ganjar berada di Papua tak menyia-nyiakan waktu untuk bertemu. Sambil ngopi bareng di Pit’s Corner, salah satu cafe hits di Jayapura, mereka tukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan Ganjar.

Berbagai isu dibahas dalam pertemuan itu. Mulai pengembangan industri kreatif, peran anak muda di era digital dan lain sebagainya. Obrolan begitu gayeng, diselingi canda tawa yang ger-geran.

“Saya tidak menyangka, pak Ganjar itu sangat merakyat. Satu hal yang sangat luar biasa, kami anak-anak muda ini bisa diajak nongkrong bareng seorang Ganjar. Itu hal yang tidak pernah kita pikirkan,” kata Dave Baransano, anak muda Papua yang terkenal lewat karya-karya musiknya bahkan di dunia internasional.

Menurut Dave, Ganjar pemimpin yang bisa merangkul semua kalangan. Dengan anak muda, ia bisa asyik ngobrol bersama tanpa sekat.

“Kalau ibarat bahasa seninya, pak Ganjar ini hanya casingnya saja yang tua. Di dalamnya itu anak muda banget,” jelasnya.

Hal serupa disampaikan Charles Toto, pendiri Jungle Cheff Papua. Menurutnya, Ganjar adalah sosok pemimpin yang keren dan sangat milenial.

“Beliau ini sosok pemimpin keren, yang mau mendengarkan langsung dari kalangan bawah termasuk anak-anak muda. Karena banyak pesan-pesan kami yang positif yang bisa ditindaklanjuti para pemimpin,” katanya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut »

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026