URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KH Nur Rofiq kembali terpilih memimpin Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga Periode 2022-2027. Pemilihan dilakukan secara aklamasi pada Musyawarah Lengkap (Muskap) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga Periode 2017-2022, di Hotel Kencana Bandungan, 21.7.22.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KH Nur Rofiq Kembali Pimpinan FKUB Salatiga Periode 2022 – 2027

KH Nur Rofiq Kembali Pimpinan FKUB Salatiga Periode 2022 – 2027

KH Nur Rofiq Kembali Pimpinan FKUB Salatiga Periode 2022 – 2027

KH. Nur Rofiq terpilih kembali sebaga ketua FKUB Salatiga
KH. Nur Rofiq terpilih kembali sebaga ketua FKUB Salatiga
featured-img

KH Nur Rofiq kembali terpilih memimpin Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga Periode 2022-2027. Pemilihan dilakukan secara aklamasi pada Musyawarah Lengkap (Muskap) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga Periode 2017-2022, di Hotel Kencana Bandungan, 21.7.22.

Mulyanto, SH., MM., Ketua Sidang membacakan keputusan Kepengurusan periode 2022-2027, tampak kepengurusan lama masih mendampingi KH. Nur rofi seperti, Pdt. Daniel Ismanto, KH. Nasyir As’ari, Miftahudin yang menduduki Sekretaris, H.Mulyanto, H Imam Soetomo, dan lainnya. Hadir dalam kegiatan Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi, Komandan Kodim 0714, Kapolres Salatiga, dan Kepala Kementerian Agama Salatiga.

Dalam sambutannya Kh Hur Rofiq melaporkan proses berjalannya musyawarah lengkap dengan detail hingga terpilihnya menjadi ketua. “Kemarin sore hingga hari ini muskap periode 2017-2022 berjalan lancar dan terpilih kepengurusan periode 2022-2027. Dari terbentuknya dari tahun 2007 FKUB sudah memberikan perannya dalam menjaga kondusifitas Kota Salatiga.

FKUB terus menjadi mitra pemerintah melalui kerukunan umat beragama. Kerkontribusi positif banyak kami lakukan, bahkan dari 2015 kota tertoleran di Indonesia. Meski telah mengerjakan perannya namun FKUB masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dijalankan. Kami FKUB juga meminta arahan dan nasihat dari Bapak Pj Wali Kota beserta Forkopimda agar kedepannya lebih baik lagi,” lapor Ketua FKUB.

Kepala Kemenag H Taufiqur Rohman dalam sambutannya berharap FKUB langsung membuat program kerja yang inovatif. “Banyak program kerja yang bisa digali, jangan copy paste program yang sudah ada dimasa lalu. Lakukan inovasi, misalnya saja terus melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga keagamaan, jangan hanya berhenti pada dialog saja,” pesannya.

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan