URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran yang terjadi pada KM Kirana I di area labuh Pelabuhan Tanjung Emas pada Minggu, 11 Agustus 2024, pukul 15.30 WIB, tidak mengganggu alur pelayaran di pelabuhan tersebut. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas, Capt. Ferry Akbar, proses pemadaman menjadi prioritas utama, dengan pengerahan 1 unit rigid inflatable boat (RIB), 1 regu petugas KPLP, dan 4 kapal tunda dari Pelindo dan Pertamina.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KM Kirana I Terbakar, Alur Pelayaran Kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Tetap Aman

KM Kirana I Terbakar, Alur Pelayaran Kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Tetap Aman

KM Kirana I Terbakar, Alur Pelayaran Kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Tetap Aman

Kebakaran yang terjadi pada KM Kirana I di area labuh Pelabuhan Tanjung Emas pada Minggu, 11 Agustus 2024, pukul 15.30 WIB, tidak mengganggu alur pelayaran di pelabuhan tersebut. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas, Capt. Ferry Akbar, proses pemadaman menjadi prioritas utama, dengan pengerahan 1 unit rigid inflatable boat (RIB), 1 regu petugas KPLP, dan 4 kapal tunda dari Pelindo dan Pertamina.
Foto dok IST
KM Kirana I yang labuh di area labuh Pelabuhan Tanjung Emas mengalami kebakaran, minggu (11/8)
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Berita terbakarnya KM Kirana I langsung diterima oleh Vessel Traffic System (VTS) Distrik Navigasi Tanjung Emas untuk kemudian diteruskan kepada Perwira Jaga Kantor KSOP Tanjung Emas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas, Capt. Ferry Akbar, menerangkan bahwa insiden kebakaran kapal penumpang KM Kirana I tidak menganggu alur pelayaran kapal di Pelabuhan Tanjung Emas.

“KM Kirana I mengalami kebakaran, mengenai kronologi belum bisa tersampaikan karena masih terkonsentrasi pada proses pemadaman. Insiden ini tidak menganggu lalu lintas keluar masuk kapal di Tanjung Emas.” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, KSOP Kelas I Tanjung Emas mengerahkan 1 unit rigid inflatable boat (RIB) beserta 1 regu petugas KPLP. Selain itu berkoordinasi dengan Pelindo Tanjung Emas untuk mengerahkan 3 kapal tundanya guna melaksanakan pemadaman, dibantu dengan 1 kapal tunda milik Pertamina dan kapal-kapal lain yang sedang berada di area labuh.

Kapal tersebut berada di area labuh Pelabuhan Tanjung Emas dan mengalami kebakaran, pada hari Minggu, pada tanggal 11 Agustus 2024 pukul 15.30WIB.

Sebagai tambahan informasi. KM Kirana I memiliki panjang 69.65M dengan Gross Tonase 2.326GT. Kapal ini sandar dan menurunkan penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas, Sabtu (10/8) setelah melakukan pelayaran dari Pelabuhan Sampit. Jumlah Anak Buah Kapal (ABK) 21 orang, dinyatakan selamat. Hingga pukul 21.00WIB, malam api sudah dapat dikendalikan.

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga