URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan inspeksi mendadak ke proyek normalisasi Sungai Kali Garang di wilayah Sembungan, Kelurahan Ungaran pada Senin (21/7/2025) untuk meninjau langsung penanganan banjir yang kerap terjadi di daerah tersebut. Sidak dipimpin oleh Ketua Komisi C, Wisnu Wahyudi, yang menyampaikan apresiasi kepada BBWS Pemali Juana, namun mengkritisi perubahan pelaksanaan proyek yang lebih fokus pada pembangunan talud daripada pengerukan sedimentasi, padahal sedimen tebal menjadi persoalan utama banjir.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Soroti Normalisasi Sungai Kaligarang di Ungaran

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Soroti Normalisasi Sungai Kaligarang di Ungaran

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Soroti Normalisasi Sungai Kaligarang di Ungaran

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan sidak ke proyek normalisasi Sungai Kaligarang di wilayah Sembungan, Kelurahan Ungaran, Senin (21/7/2025). Foto: win
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan sidak ke proyek normalisasi Sungai Kaligarang di wilayah Sembungan, Kelurahan Ungaran, Senin (21/7/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM. COM | UNGARAN – Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek normalisasi Sungai Kali Garang yang berada di wilayah Sembungan, Kelurahan Ungaran, Senin (21/7/2025). Wilayah tersebut dikenal rawan banjir, terutama saat debit air sungai meningkat tajam.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, menyampaikan apresiasinya kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana atas upaya normalisasi. Namun, ia menyoroti perubahan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan rencana awal.

“Sebenarnya kami dulu menginginkan pengerukan sedimentasi, bukan pembangunan talud. Sedimen di sungai ini sangat parah hingga ke perbatasan Kota Semarang. Talud memang dibangun, tapi banjir masih tetap terjadi. Jadi masalah utamanya bukan hanya di talud, melainkan sedimentasi yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga menilai, penampang sungai semakin menyempit karena adanya kepemilikan lahan di sekitar sungai, bahkan ditanami tanaman keras.

“Coba lihat itu yang di dekat Balemong, sangat memprihatinkan,” kata dia.

Ia juga menyoroti keterbatasan cakupan pengerjaan proyek yang hanya dilakukan di satu titik. “Harapan kami, jika ke depan ada anggaran dari BBWS dan pemerintah pusat, pengerukan sedimen bisa dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya di satu lokasi,” katanya.

Sementara itu, Direksi Lapangan BBWS Pemali Juana, Wirawan Susilatama, menjelaskan proyek tersebut memang didasarkan pada surat Bupati Semarang tahun 2024 terkait banjir di wilayah itu.

“Kami fokus pada pembangunan tanggul terlebih dahulu untuk mengamankan lokasi. Setelah itu, hasil pengerukan sedimen akan dimanfaatkan sebagai penguat tanggul. Jadi dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Tanggul yang dibangun memiliki panjang sekitar 150 meter di sisi hulu dan 200 meter di sisi hilir, dengan tinggi mencapai 3,3 meter. Sedangkan ketebalan sedimen di dasar sungai mencapai sekitar 1 meter.

“Sedimen nanti akan kita keruk hingga minus 0,5 meter dari elevasi dasar sungai,” ungkapnya.

Wirawan menargetkan proyek rampung pada akhir tahun ini sebelum puncak musim hujan yang biasanya terjadi pada akhir Desember hingga Februari. Proyek ini dikerjakan oleh PT Jaya Mulya Konstruksi selama 180 hari kalender dengan nilai anggaran sebesar Rp8,6 miliar melalui program penanganan banjir DAS Kali Garang di Kabupaten Semarang. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved