URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi II DPR RI melakukan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (17/9/2025). Ketua Tim Mohammad Toha menilai pelayanan sudah baik, namun memberi masukan soal jaringan internet, fasilitas fisik, dan privasi layanan. Pemkab berkomitmen perbaikan bertahap bersama pemerintah pusat dan provinsi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Komisi II DPR RI Apresiasi Pelayanan Publik Kabupaten Semarang, Beri Catatan Perbaikan Infrastruktur Digital

Komisi II DPR RI Apresiasi Pelayanan Publik Kabupaten Semarang, Beri Catatan Perbaikan Infrastruktur Digital

Komisi II DPR RI Apresiasi Pelayanan Publik Kabupaten Semarang, Beri Catatan Perbaikan Infrastruktur Digital

Tim Komisi II DPR RI berdialog dengan salah seorang petugas dari Diskumperindag Kabupaten Semarang saat kunjungan kerja spesifik di MPP Lopait, Tuntang, Rabu (17/9/2025). Foto: win
Tim Komisi II DPR RI berdialog dengan salah seorang petugas dari Diskumperindag Kabupaten Semarang saat kunjungan kerja spesifik di MPP Lopait, Tuntang, Rabu (17/9/2025). Foto: win
featured-img

​RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Rabu (17/9/2025). Dalam kunjungan tersebut, tim DPR RI mengapresiasi kualitas pelayanan yang dinilai sudah baik, namun memberikan beberapa masukan penting terkait perbaikan infrastruktur, khususnya jaringan internet dan fasilitas fisik, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

​Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI, Mohammad Toha, menyatakan secara umum, pelayanan di MPP Kabupaten Semarang sudah sangat baik. Hal ini terlihat dari kesigapan para petugas dan tanggapan positif dari masyarakat yang mengurus berbagai keperluan, mulai dari SIM hingga perizinan.

​”Secara umum saya lihat sudah baik. Ketika kita tadi ngobrol dengan petugasnya, mereka sudah paham apa yang menjadi tugasnya. Adab dalam melayani masyarakat juga penting,” ujar Toha.

“Tadi juga sempat ngobrol dengan warga secara acak, nyaman-nyaman saja katanya,” ungkapnya.

​Meskipun demikian, pihaknya memberikan beberapa catatan perbaikan. Salah satu yang paling disorot adalah masalah infrastruktur jaringan internet yang dinilai masih lambat di beberapa area.

“Ada yang mencoba mendapatkan pelayanan harus tersambung dulu dengan jaringan internet, atau sinyalnya lemot. Mungkin nanti Pemkab Semarang bisa komunikasi dengan providernya, apakah itu Telkom atau yang lain, sehingga pelayanannya bisa lebih baik,” jelas Toha.

​Selain itu, Komisi II juga menyarankan agar gedung MPP bisa diperluas dan setiap layanan memiliki sekat privasi. Perangkat komputer juga disarankan untuk selalu diperbarui agar tidak tertinggal. Toha juga memuji kelengkapan layanan di MPP Kabupaten Semarang yang sudah mencakup berbagai instansi seperti kejaksaan, pertanahan, kepolisian, samsat, dan SKCK, menjadikannya salah satu teladan di Jawa Tengah.

​Menanggapi masukan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengamini bahwa MPP di provinsi ini termasuk yang terbaik secara nasional.

“MPP yang kita miliki secara nasional termasuk yang paling bagus. Termasuk di Kabupaten Semarang ini juga termasuk 6 besar nasional, ini membuktikan bahwa pelayanan kita di Jateng sudah baik,” kata Luthfi.

Ia menekankan bahwa secanggih apa pun sistem, faktor manusia (ASN) adalah kunci utama pelayanan.

“Mari jadikan birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” tegasnya.

​Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan tantangan jaringan internet memang ada, terutama karena kondisi geografis wilayah yang berbukit.

“Jaringan internet kami memang kurang maksimal karena ada wilayah pegunungan, pemakaian wifi juga belum bisa berjalan maksimal. Kami telah usulkan perbaikan termasuk pemasangan fiber optic kepada pimpinan Komisi II,” ungkap Ngesti.

​Ngesti juga menyebutkan, MPP Kabupaten Semarang menduduki peringkat kedua terbaik di Jawa Tengah, dan masuk dalam 9 besar tingkat nasional pada tahun 2024.

“Harapan kami, kekurangan yang ada bisa diperbaiki secara bertahap, dengan bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta