URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kopi Asli Salatiga Siap Mendunia

Kopi Asli Salatiga Siap Mendunia

Kopi Asli Salatiga Siap Mendunia

featured-img

Walikota SalatigaYuliyanto dan ketua DPRD serta Kapolres Salatiga saat acara jelajah kopi Nusantara Selasa 23 maret 2021 lalu

RASIKAFM – Merasa terharu dan bangga luar biasa dengan Kota Salatiga, penulis dari Tim Jelajah Kopi Nusantara, Ahmad Bahar berjanji akan menerbitkan buku edisi khusus tentang kopi di Kota Salatiga, yang akan diterjemahkan ke dalam tujuh bahasa di dunia. Hal itu sebagai bentuk ucapan terima kasih atas penerimaan Wali Kota Salatiga beserta jajaran Forkopimda dalam kegiatan Jelajah Kopi Nusantara De Koffiekoning Van Salatiga (Raja Kopi Salatiga) yang berlangsung di Benteng Hock, Satlantas Polres Salatiga, Selasa (23/3/21).

Tujuannya, tidak lain agar para pecinta kopi di dunia tertarik untuk datang minum kopi di Kota Salatiga.

Diakuinya, selama menjelajah ke beberapa daerah, baru di Kota Salatiga pihaknya disambut langsung oleh Wali Kota, Ketua DPRD, Kapolres dan jajaran Forkopimda lainnya.

“Yang paling luar biasa dan membuat kami terharu, di Kota Salatiga ini kami diterima oleh Wali Kota, Ketua DPRD, Kapolres, bahkan seluruh unsur Forkopimda hadir di kegiatan Jelajah Kopi Nusantara ini. Kebetulan saya sebagai penulis berlatar belakang sastra Arab, maka salah satunya nanti akan saya terjemahkan ke dalam Bahasa Arab dan anak saya yang akan menerjemahkannya pula ke dalam Bahasa Korea. Mohon doa restunya. Kalau nanti bukunya di taruh di bandara-bandara luar negeri, saya yakin fotonya Pak Wali Kota nanti akan sampai juga ke Israel,” ujar Bahar.

Dalam menjelajah kopi nusantara, tim yang terdiri atas penulis, jurnalis, youtuber dan peneliti kopi tersebut fokus pada tiga hal, yakni konten youtube jelajah kopi nusantara, berita suatu daerah yang dijelajahi, dan penulisan buku ensiklopedi kopi nusantara. Sebagai penulis buku, Ahmad Bahar mengaku memilih kota-kota yang memiliki destinasi kopi.

“Yang dimaksud destinasi kopi ini bisa memiliki kebun kopi, bisa mempunyai tradisi ngopi, bisa juga kafe-kafe kopinya yang unik,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan Jelajah Kopi Nusantara, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM, berharap Kopi Salatiga semakin dikenal oleh masyarakat luas. Untuk itu ia mengajak para penggerak UMKM untuk berinovasi dalam memasarkan produk, khususnya kopi.

Yuliyanto mengungkapkan bahwa kopi telah menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi sejak jaman dulu, dan menjadi gaya hidup bagi para penikmat kopi di berbagai lapisan. Terlebih sejak abad 17, Kota Salatiga dengan ketinggian 400 hingga 800 mdpl telah menjadi lumbung kopi, khususnya kopi robusta yang cukup tersohor di nusantara.

Oleh karena itu ia berharap para pecinta kopi di Kota Salatiga dengan Komunitas Kopi Lover (Koplo), Teman Ngopi, serta komunitas lainnya, terus bergerak dalam mem-branding Kota Salatiga, salah satunya sebagai Kota Kopi.

“Saya kira anak-anak muda sekarang sangat paham dengan rasa kopi yang bisa dikonsumsi oleh semua kalangan,” tandasnya.

Tak lupa, apresiasi kepada Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat, SS, yang telah menjadikan Benteng Hock yang berada di lingkungan Kantor Satlantas Polres Salatiga sebagai destinasi cagar budaya di Kota Salatiga.

Beberapa musisi lokal seperti Saung Swara, Wong Pitoe, Senjalatiga, dan lain sebagainya, turut memeriahkan acara tersebut. Forkopimda dan para pengunjung juga dimanjakan dengan kehadiran beberapa gerobak makanan tradisional seperti gandhos, jadah bakar, jagung hingga kacang rebus, yang dijajakan secara gratis (rief)

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga