URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Laboratorium Medis Turut Sukseskan Prolanis di Pekalongan

Laboratorium Medis Turut Sukseskan Prolanis di Pekalongan

Laboratorium Medis Turut Sukseskan Prolanis di Pekalongan

featured-img
Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Salah satu provider pelayanan kesehatan yang berperan dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS adalah laboratorium medis. Untuk mengoptimalisasi peran laboratorium kesehatan di tahun 2021, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan mengadakan rapat kerja dengan pihak laboratorium-laboratorium medis yang berada wilayah kerja Pekalongan dan sekitar, Selasa (12/01).

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Hendro Sofyan Hadi menyampaikan bahwa  Program JKN-KIS merupakan program penjaminan pelayanan kesehatan dengan teknik layanan terkendali mutu dan biaya (manage care) yang berjenjang, terdiri dari pelayanan tingkat pertama (primary care), dan lanjutan. Primary care terdapat di Puskesmas, klinik swasta serta laboratorium kesehatan.

Hendro juga menjelaskan bahwa laboratorium medis menjadi salah satu jaringan penyedia layanan bagi pelayanan JKN-KIS, dengan fokus utama pada pemeriksaan bagi Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) seperti diabetes dan hipertensi.

“Penyakit-penyakit kronis menempati urutan atas penyebab kematian terbanyak, sehingga proses penanganan penyakit tersebut perlu dilakukan dengan baik, dengan kerjasama yang baik antara peserta, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesehatan seperti laboratorium, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para pengidap penyakti kronis,” ungkap Hendro.

Hendro pun mengingatkan agar laboratorium mengoptimalkan peran serta kinerja agar memenuhi target dengan cara berkoordinasi dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), di mana para peserta Prolanis tersebut terdaftar dalam melakukan pemeriksaan laboratorium. Berperan proaktif dengan melakukan kunjungan home visit yang tentunya berkoordinasi terlebih dahulu dengan FKTP.

”Kegiatan seperti home visit ini merupakan salah satu sekian dari upaya dalampencegahan komplikasi berlanjut dan meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya peserta Prolanis,” tutur Hendro.

Sementara itu Branch Manager Laboratorium Sarana Medika, Buntris Amperawan mengatakan bahwa pihaknya akan selalu mendukung program yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan untuk keberlangsungan dan kesuksesan Program JKN-KIS di wilayah kerja Pekalongan. Buntris menambahkan pihaknya akan selalu memenuhi syarat-syarat untuk tetap bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam Prolanis.

“Persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi misalnya adalah persyaratan sarana dan prasarana, persyaratan jumlah SDM, dan persyaratan-persyaratan untuk memenuhi pemeriksaan laboratorium untuk gula darah dan kolesterol,” kata Buntris. (ma/ey)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi....
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan...
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan dengan potensi hujan ringan di pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
26 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan...
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS...

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved