KABAR RASIKA

Laboratorium Medis Turut Sukseskan Prolanis di Pekalongan

Laboratorium Medis Turut Sukseskan Prolanis di Pekalongan

Laboratorium Medis Turut Sukseskan Prolanis di Pekalongan

Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Salah satu provider pelayanan kesehatan yang berperan dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS adalah laboratorium medis. Untuk mengoptimalisasi peran laboratorium kesehatan di tahun 2021, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan mengadakan rapat kerja dengan pihak laboratorium-laboratorium medis yang berada wilayah kerja Pekalongan dan sekitar, Selasa (12/01).

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Hendro Sofyan Hadi menyampaikan bahwa  Program JKN-KIS merupakan program penjaminan pelayanan kesehatan dengan teknik layanan terkendali mutu dan biaya (manage care) yang berjenjang, terdiri dari pelayanan tingkat pertama (primary care), dan lanjutan. Primary care terdapat di Puskesmas, klinik swasta serta laboratorium kesehatan.

Hendro juga menjelaskan bahwa laboratorium medis menjadi salah satu jaringan penyedia layanan bagi pelayanan JKN-KIS, dengan fokus utama pada pemeriksaan bagi Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) seperti diabetes dan hipertensi.

“Penyakit-penyakit kronis menempati urutan atas penyebab kematian terbanyak, sehingga proses penanganan penyakit tersebut perlu dilakukan dengan baik, dengan kerjasama yang baik antara peserta, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesehatan seperti laboratorium, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para pengidap penyakti kronis,” ungkap Hendro.

Hendro pun mengingatkan agar laboratorium mengoptimalkan peran serta kinerja agar memenuhi target dengan cara berkoordinasi dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), di mana para peserta Prolanis tersebut terdaftar dalam melakukan pemeriksaan laboratorium. Berperan proaktif dengan melakukan kunjungan home visit yang tentunya berkoordinasi terlebih dahulu dengan FKTP.

”Kegiatan seperti home visit ini merupakan salah satu sekian dari upaya dalampencegahan komplikasi berlanjut dan meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya peserta Prolanis,” tutur Hendro.

Sementara itu Branch Manager Laboratorium Sarana Medika, Buntris Amperawan mengatakan bahwa pihaknya akan selalu mendukung program yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan untuk keberlangsungan dan kesuksesan Program JKN-KIS di wilayah kerja Pekalongan. Buntris menambahkan pihaknya akan selalu memenuhi syarat-syarat untuk tetap bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam Prolanis.

“Persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi misalnya adalah persyaratan sarana dan prasarana, persyaratan jumlah SDM, dan persyaratan-persyaratan untuk memenuhi pemeriksaan laboratorium untuk gula darah dan kolesterol,” kata Buntris. (ma/ey)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]