RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Laka Beruntun di JLS,1 Orang MD, 5 Sapi Mati

Laka Beruntun di JLS,1 Orang MD, 5 Sapi Mati

Laka Beruntun di JLS,1 Orang MD, 5 Sapi Mati

Diduga rem blong truk trailer yang melintas dari arah Tingkir menuju Blotongan Jalan Lintas Salatiga (JLS) menabrak empat kendaraan. Sehingga akhirnya terperosok di turunan Grogol, Sidomukti, Salatiga. Akibat kejadian tersebut satu orang kernet truk sapi tewas ditempat dan tiga orang lainnya luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Salatiga Ipda Meisal mengatakan kejadian awal bermula dari truk triler muatan kosong dari arah Tingkir menuju Blotongan. Sesampainya di turunan Grogol JLS diduga truk mengalami gagal fungsi rem. Sehingga menabrak truk muatan sapi sampai terdorong ke arah berlawanan. Ada tiga belas sapi yang dimuat. Tujuh sapi mati dan sisanya lecet-lecet pada kaki.

“Setelah menabrak truk muatan sapi, truk yang mengalami gagal fungsi rem masih melaju kemudian membentur satu truk kontainer, menyenggol bagian belakang. Kemudian membentur truk lagi di lajur kanan. Kemudian masih melaju jarak 20 meter dan belok ke kiri dan akhirnya masuk ke kebon,” jelasnya Senin (29/8/2022) malam.

Meisal mengungkapkan data yang ia peroleh empat korban sudah dibawa di rumah sakit umum daerah (RSUD) Salatiga.

“Tiga luka ringan kondisi sadar satu MD,” tambah Meisal.

Pantauan Rasika FM di tkp, Total kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu ada empat truk. Titik awal mulai benturan dengan truk sapi sampai berhenti dan masuk ke kebon sekira 100 meter.

Dugaan awal truk mengalami gagal fungsi rem. Karena di lokasi terjadi benturan-benturan sangat kuat. Beberapa pohon dan tiang listrik roboh.

– Ipda Meisal saat diwawancarai Rasika
– Saat Kondisi evakuasi

Saksi, Poniran mengatakan kejadian sekira pukul 19.30 WIB.

“Truk kontainer ini melaju dari arah Tingkir menuju Blotongan,” kata Poniran.

“Lalu truk triler ini menabrak truk yang ada di depannya,” ungkapnya.

Truk ini juga menabrak truk pengangkut sapi.Sapi yang diangkut juga mati, totalnya 6 ekor yang mati.

Sampai dengan pukul 22.30, dua lajur jalan lingkar Salatiga (JLS) tepatnya di turunan Grogol ditutup total. Kendaraan yang melintas dialihkan ke jalur alternatif. Petugas damkar yang berada di lokasi juga sudah mulai membersihkan tumpahan solar.

Selain itu relawan juga turut mengamankan lalu lintas dan membersihkan pohon dan beberapa benda yang berserakan di jalan raya. Truk muatan sapi sudah dievakuasi. Sapi yang mati ataupun yang masih hidup juga sudah dilakukan evakuasi.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran