KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Laka Beruntun di JLS,1 Orang MD, 5 Sapi Mati

Laka Beruntun di JLS,1 Orang MD, 5 Sapi Mati

Laka Beruntun di JLS,1 Orang MD, 5 Sapi Mati

Diduga rem blong truk trailer yang melintas dari arah Tingkir menuju Blotongan Jalan Lintas Salatiga (JLS) menabrak empat kendaraan. Sehingga akhirnya terperosok di turunan Grogol, Sidomukti, Salatiga. Akibat kejadian tersebut satu orang kernet truk sapi tewas ditempat dan tiga orang lainnya luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Salatiga Ipda Meisal mengatakan kejadian awal bermula dari truk triler muatan kosong dari arah Tingkir menuju Blotongan. Sesampainya di turunan Grogol JLS diduga truk mengalami gagal fungsi rem. Sehingga menabrak truk muatan sapi sampai terdorong ke arah berlawanan. Ada tiga belas sapi yang dimuat. Tujuh sapi mati dan sisanya lecet-lecet pada kaki.

“Setelah menabrak truk muatan sapi, truk yang mengalami gagal fungsi rem masih melaju kemudian membentur satu truk kontainer, menyenggol bagian belakang. Kemudian membentur truk lagi di lajur kanan. Kemudian masih melaju jarak 20 meter dan belok ke kiri dan akhirnya masuk ke kebon,” jelasnya Senin (29/8/2022) malam.

Meisal mengungkapkan data yang ia peroleh empat korban sudah dibawa di rumah sakit umum daerah (RSUD) Salatiga.

“Tiga luka ringan kondisi sadar satu MD,” tambah Meisal.

Pantauan Rasika FM di tkp, Total kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu ada empat truk. Titik awal mulai benturan dengan truk sapi sampai berhenti dan masuk ke kebon sekira 100 meter.

Dugaan awal truk mengalami gagal fungsi rem. Karena di lokasi terjadi benturan-benturan sangat kuat. Beberapa pohon dan tiang listrik roboh.

– Ipda Meisal saat diwawancarai Rasika
– Saat Kondisi evakuasi

Saksi, Poniran mengatakan kejadian sekira pukul 19.30 WIB.

“Truk kontainer ini melaju dari arah Tingkir menuju Blotongan,” kata Poniran.

“Lalu truk triler ini menabrak truk yang ada di depannya,” ungkapnya.

Truk ini juga menabrak truk pengangkut sapi.Sapi yang diangkut juga mati, totalnya 6 ekor yang mati.

Sampai dengan pukul 22.30, dua lajur jalan lingkar Salatiga (JLS) tepatnya di turunan Grogol ditutup total. Kendaraan yang melintas dialihkan ke jalur alternatif. Petugas damkar yang berada di lokasi juga sudah mulai membersihkan tumpahan solar.

Selain itu relawan juga turut mengamankan lalu lintas dan membersihkan pohon dan beberapa benda yang berserakan di jalan raya. Truk muatan sapi sudah dievakuasi. Sapi yang mati ataupun yang masih hidup juga sudah dilakukan evakuasi.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]