RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Laka Tunggal, Pembonceng Terjatuh karena Jilbab Tersangkut Rantai Motor

Laka Tunggal, Pembonceng Terjatuh karena Jilbab Tersangkut Rantai Motor

Laka Tunggal, Pembonceng Terjatuh karena Jilbab Tersangkut Rantai Motor

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan tunggal terjadi di Jl Diponegoro Salatiga tepatnya di depan Eks Indomaret Bancaan pada Senin (27/1/2025) siang. korban adalah pasutri yang naik sepeda motor Yamaha tiba-tiba berhenti dan terjatuh di lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini, seorang emak-emak yang merupakan istri dari pengemudi sepeda motor tak sadarkan diri dengan luka parah di kepala dan wajah. Sementara sang anak mengalami luka agak parah di wajah dan pengemudi kendaraan mengalami luka ringan.

Berdasarkan keterangan seorang warga, Jumanto, 54, kejadian berawal saat motor yang dikendarai korban melaju dari arah Blotongan menuju arah Semarang. Saat sampai di depan bangunan eks Indomaret Bancaan, motor tiba-tiba terjatuh.

“Awalnya tidak diketahui penyebab jatuhnya motor tersebut. Saat saya dan beberapa orang melihat kondisi motor, ternyata ada kerudung yang semula dipakai si anak robek dan bagian robekan kerudung masih tertempel digerigi ban bagian belakang motor,” terangnya.

Sejumlah warga kemudian berusaha membantu salah satu korban yang tak sadarkan diri dan mengatur lalu lintas yang padat di sekitar lokasi. Tak berapa lama mobil ambulan dari PMI Salatiga diikuti Mobil Petugas Unit Laka Satlantas Kota Salatiga datang dan mengevakuasi korban berikut sepeda motornya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kondisi korban

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran