URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pj Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, bersama Forkopimda melepas perdana distribusi logistik kebutuhan Pemilu dari Gudang KPU Kecandran, Senin (12/2), pagi. Logistik ini akan dikirimkan secara bertahap ke semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Kelurahan dengan harapan agar pada H-1 Pemilu atau Selasa (13/2/2024) seluruh logistik telah sampai ke PPS/Kantor Kelurahan dan kemudian ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lepas Logistik Pemilu Ke PPS, Yasip Khasani Berharap Hal ini.

Lepas Logistik Pemilu Ke PPS, Yasip Khasani Berharap Hal ini.

Lepas Logistik Pemilu Ke PPS, Yasip Khasani Berharap Hal ini.

Pj Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, bersama Forkopimda melepas perdana distribusi logistik kebutuhan Pemilu dari Gudang KPU Kecandran, Senin (12/2), pagi. Logistik ini akan dikirimkan secara bertahap ke semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Kelurahan dengan harapan agar pada H-1 Pemilu atau Selasa (13/2/2024) seluruh logistik telah sampai ke PPS/Kantor Kelurahan dan kemudian ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Foto dok IST
Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani dan Forkopimda lepas logistik Pemilu dari Gudang KPU Kecandran ke PPS
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani dan Forkopimda melepas perdana logistik kebutuhan Pemilu dari Gudang KPU Kecandran.

Distribusi ini dikirimkan ke semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Kelurahan secara bertahap, Senin (12/2) pagi.

Diharapkan pada H-1 Pemilu atau Selasa (13/2/2024) seluruh logistik sudah sampai ke PPS/Kantor Kelurahan dan dilanjutkan ke TPS.

“Jadi ketika hari ini kita distribusikan, maka kalau ada hal-hal yang kurang atau pun kurang tepat itu sudah bisa diperbaiki lagi. Masih ada satu hari (Selasa) untuk menyiapkan, sehingga pada hari H semua logistik itu betul-betul sudah siap,” kata Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani, senin (12/2/2024)

Pj Wali Kota, juga memastikan kelengkapan logistik di TPS yang ada di empat kecamatan sudah lengkap sebelum Pemilu. Untuk itu Yasip akan melakukan pemantauan.

“Besok kita akan keliling juga untuk memeriksa kesiapan masing-masing TPS. Insya Allah tim dari provinsi juga akan bergabung mulai nanti sore dan besok kita akan menyisir semua TPS memastikan bahwa logistik itu sudah,” tegas Yasip.

Yasip juga memastikan PLN di Salatiga tidak ada gangguan, sehingga proses penghitungan suara yang berlangsung hingga malam hari tidak terganggu.

Sementara itu Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata menjelaskan, pendistribusian logistik menggunakan 8 armada truk yang disediakan PT Pos dan yang terjauh berada 6 kilometer dari Gudang KPU Salatiga.

Pendistribusian dibagi dalam dua tahap untuk kelurahan di empat Kecamatan di Kota Salatiga.

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar

BACA JUGA :

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab