URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Momen Lebaran selalu dinanti umat Muslim untuk berkumpul dengan keluarga dan teman. Bingkisan Lebaran menjadi tradisi yang tak terpisahkan di Indonesia, terutama bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Nadssalatiga kebanjiran pesanan selama momen Lebaran. Lisa Setyorini, pemilik Nadssalatiga, membuat puluhan paket bingkisan Lebaran dalam satu hari dengan harga mulai dari Rp 50 ribu hingga ratusan ribu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lisa Owner Nadssalatiga Kini Kebanjiran Order Membuat Parsel Lebaran 2023

Lisa Owner Nadssalatiga Kini Kebanjiran Order Membuat Parsel Lebaran 2023

Lisa Owner Nadssalatiga Kini Kebanjiran Order Membuat Parsel Lebaran 2023

Lisa setyorini, Owner Nadssalatiga, yang kebanjiran order bingkisan Lebaran.
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG -Momen lebaran menjadi hal yang paling ditunggu oleh umat muslim, untuk bersilahturahmi dengan teman, keluarga maupun lainnya.

Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia pada momen ini membawa hampers atau bingkisan Lebaran saat berkunjung.

Bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya hampers atau bingkisan Lebaran, momen lebaran membawa berkah bagi mereka.
Adalah Lisa setyorini, Owner Nadssalatiga, ia kebanjiran order membuat hampers dan bingkisan Lebaran.

Kepada Rasika FM, Owner Nadssalatiga ini mengaku bergelut di dunia bucket dan hadiah ini sejak awal Pandemi lalu. Bahkan saat menjelang lebaran seperti ini Nadssalatiga dapat membuat puluhan paket bingkisan lebaran dalam satu hari.

Dalam satu paket bingkisan berisi berbagai makanan hingga minuman tergantung dari pesanan pembeli.

“Untuk momen lebaran ini pesanan meningkat hingga 50 persen dari hari biasanya,” kata Lisa kepada wartawan minggu (9/4/2023).

Menurut Lisa bingkisan Lebaran sendiri merupakan salah satu alat untuk saling bersilaturahmi.

Ia memiliki dua paket bingkisan Lebaran yakni bucket dan parcel Lebaran dengan harga Rp 50 ribu hingga ratusan ribu.

Pemesan juga dapat memesan aneka paket bingkisan lebaran sesuai keinginan.

“Bucket harga mulai dari Rp 50 ribu, kalau parcel dari Rp 100 ribu, jadi kita bisa menerima permintaan pesanan dari para pembeli,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga menerima jasa pembuatan paket bingkisan.

“Saya juga menerima jasa pembuatan aja, jadi para pemesan membawa isi dari bingkisan itu sendiri lalu saya yang menghias,” ungkapnya.

Pembeli bingkisan Lebaran di Nadssalatiga biasanya dari dalam Kota Salatiga bahkan juga dari luar Kota Salatiga.

Sementara itu, pembeli asal Demak, Nayir mengaku dirinya membeli parcel Lebaran untuk diberikan kepada keluarga dan teman.

“Parcel-parcel ini nantinya untuk saya berikan kepada kerabat dekat dan keluarga juga, nanti akan saya berikan datu-satu,” kata Nayir.

Dirinya akan memesan bingkisan Lebaran sesuai kebutuhan.

 

BACA JUGA :

Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga