URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Semarang sebagai dampak hujan lebat. Kali ini material longsoran menimpa sebuah mobil boks di jalur alternatif yang menghubungkan Desa Kelurahan dan Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kamis (18/11/2021).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Longsor Timpa Mobil Boks, Sopir Sempat Terjebak Material Longsoran

Longsor Timpa Mobil Boks, Sopir Sempat Terjebak Material Longsoran

Longsor Timpa Mobil Boks, Sopir Sempat Terjebak Material Longsoran

featured-img

UNGARAN – Hujan deras selama dua jam tanpa henti yang mengguyur kawasan Jambu, Kabupaten Semarang pada Kamis (18/11/2021) sore mengakibatkan bencana tanah longsor di Dusun Tapak, Desa Kelurahan, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Talud sepanjang 16 meter milik salah seorang warga Jambu ambrol.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, selain bencana talud longsor di Dusun Tapak, longsor juga terjadi di ruas jalan alternatif penghubung Desa Kelurahan dengan Desa Brongkol, Kecamatan Jambu.

“Material longsoran menimpa mobil boks sehingga menyebabkan sopirnya sempat terjebak. Tidak ada korban jiwa, tapi kita turunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran,” kata Heru saat dihubungi, Jumat (19/11/2021).

Heru mengatakan, di waktu yang bersamaan longsor juga terjadi Dusun Jeruk Wangi, Desa Bedono, Kecamatan Jambu. Bagian dapur rumah milik Kaeri yang berada di RT 2/RW 6 ambruk terseret longsoran tebing berketinggian 10 meter.

“Kita langsung melakukan asesmen ke rumah terdampak longsor dan kita lakukan pembersihan hari ini,” ungkapnya.

Heru menambahkan, masyarakat yang tinggal di area rawan longsor diimbau untuk selalu waspada karena saat ini musim hujan dengan intensitas tinggi.

“Sosialisasi tanggap bencana masih terus kita lakukan. Tim juga terus bergerak langsung wilayah rawan sehingga penanganan darurat bisa segera dilakukan,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon