URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Elang Utara Polsek Semarang Utara mengamankan pria mabuk di kawasan perlintasan rel kereta api atau Palang daerah Layur, Semarang Utara dekat kawasan Kota Lama pada Minggu

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mabuk Dan Bawa Sajam, Pria Asal Kuningan Hendak Bacok Bapaknya

Mabuk Dan Bawa Sajam, Pria Asal Kuningan Hendak Bacok Bapaknya

Mabuk Dan Bawa Sajam, Pria Asal Kuningan Hendak Bacok Bapaknya

featured-img

SEMARANG – Tim Elang Utara Polsek Semarang Utara mengamankan pria mabuk di kawasan perlintasan rel kereta api atau Palang daerah Layur, Semarang Utara dekat kawasan Kota Lama pada Minggu (31/10/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pria tersebut bernama Soni (20) warga Kuningan, Kecamatan Semarang Utara pertama kali dilaporkan lantaran meresahkan karena pengaruh alkohol serta membawa dua senjata tajam (sajam). Setelah kepolisian tiba dilokasi, ia diketahui akan membacok bapaknya sendiri.

“Saat diamankan masih kondisi mabuk, dan membawa dua senjata tajam, di kanan kiri. Informasinya, dia mencari bapaknya, katanya mau dibacok,” ungkap Katim Elang Utara, Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto kepada wartawan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Yohanes Agus Sartono mengatakan, telah melakukan pemeriksaan terhadap Soni. Selanjutnya, Soni langsung digelandang ke Mapolsek Semarang Utara untuk dilakukan pemeriksaan.

“Awalnya kita mendapatkan laporan adanya orang membawa senjata tajam. Dia (Soni) itu mau menganiaya orangtuanya (bapaknya),” tuturnya.

Sedangkan ia menjelaskan, alasan pria berambut semir itu hendak menganiaya bapaknya lantaran tak terima karena sering cekcok dengan ibunya.

“Karena sering berantem (bapaknya) sama ibunya. Jadi intinya masalah keluarga,” tambahnya.

Mengetahui permasalahan tersebut, lanjut dia, pihaknya memanggil kedua orangtua Soni agar hadir di Polsek Semarang Utara  untuk dimintai keterangan. Kejadian tersebut, telah diselesaikan secara kekeluargaan dan pihak bapak Soni tidak menuntut kejalur hukum.

“Kita lakukan restoratif justice. Sekarang yang bersangkutan (Soni) sudah kita pulangkan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved