KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Mafindo Hadirkan Edukasi Anti Hoaks di Salatiga Youth Festival, Halaman Pemkot Salatiga

Mafindo Hadirkan Edukasi Anti Hoaks di Salatiga Youth Festival, Halaman Pemkot Salatiga

Mafindo Hadirkan Edukasi Anti Hoaks di Salatiga Youth Festival, Halaman Pemkot Salatiga

Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Salatiga aktif dalam Salatiga Youth Festival#2, mempromosikan literasi digital anti hoaks di kalangan muda. Dengan fokus pada peran generasi Z dalam memerangi konten bohon, festival ini menginspirasi partisipasi positif dari pelajar dan komunitas lokal.
Foto dok Anik
Relawan Mafindo Salatiga menjelaskan karakter berita hoaks kepada pengunjung Salatiga Youth Festival di halaman Pemkot Salatiga, Minggu (29/10/2023).

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Salatiga ikut memeriahkan Salatiga Youth Festival yang digelar Jumat-Minggu (27-29/10/2023) di halaman Pemkot Salatiga. Sebagai organisasi yang fokus dalam literasi digital anti hoaks, Mafindo mengajak pengunjung untuk berkontribusi memerangi konten bohon khususnya di kalangan muda.

Berbagai komunitas berkumpul memadati area event bertajuk Youth Festival#2 ini sejak hari pertama. Mawar Agustin, salah seorang pengunjung dari SMK PGRI Salatiga 1, merasa senang ikut bergabung menjadi relawan antihoaks. Menurutnya ada ruang untuk kalangan muda berjuang melawan hoaks.

“Wah ini menarik untuk saya dan teman-teman. Momen kaya gini langka, apalagi gerakan yang melibatkan kaum muda peduli hoaks,” ungkapnya, Minggu.

Menurutnya, sebagai generasi generasi Z ia tidak mau mudah dibohongi oleh unggahan-unggahan di Unternet, khususnya media sosial. Apalagi, saat ini informasi berkembang begitu cepat, berita yang beredar belum tentu benar. Perlu kecermatan dan pengetahuan untuk menelaah sebuah informasi itu benar atau hoaks.

“Iyaa lah, saya sebagai anak muda mesti harus paham dengan perkembangan internet masa kini. Saya tak mau dibohongin lah. Harus bijak mengelola informasi agar tidak terjebak dengan berita hoaks,” lanjut Mawar.

Ia berharap edukasi seperti ini mestinya juga lebih banyak lagi dilakukan di sekolah-sekolah.

ivent kali ini memasuki tahun ke-2 dan selalu mendapat respons positif dari pengunjung, terutama kaum muda.

Salah satu panitia Salatiga Youth Festival, Andika Renda, menyampaikan bahwa agenda ini adalah rangkaian dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Ini sekaligus memberikan apresiasi atas kiprah kaum muda yang kini semakin kreatif,” ujarnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang