URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Salatiga bekerja sama dengan Bawaslu kota Salatiga dalam pelatihan pencegahan hoaks. Lebih dari 50 peserta dari berbagai level lembaga terlibat dalam acara ini, yang mencakup materi-materi penting seperti Prebunking dan Debunking. Dapatkan wawasan tentang strategi pencegahan hoaks yang efektif dan penting dalam pengawasan pemilu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mafindo Salatiga Bekali Bawaslu Antisipasi Hoak Pemilu

Mafindo Salatiga Bekali Bawaslu Antisipasi Hoak Pemilu

Mafindo Salatiga Bekali Bawaslu Antisipasi Hoak Pemilu

Ketua Bawaslu Salatiga, Agus Triyono (Udinus) dan Budhi Widiastuti (UKSW) dalam acara Pelatihan pencegahan anti hoak pemilu
Ketua Bawaslu Salatiga, Agus Triyono (Udinus) dan Budhi Widiastuti (UKSW) dalam acara Pelatihan pencegahan anti hoak pemilu
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Hoak pada masa tahapan pemilu terus berkembang, seiring semakin dekatnya pelaksanaan pemilu. Hoak juga acapkali menyerang penyelenggara pemilu seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di berbagai level. Dalam mengatasi hal tersebut Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Salatiga dan Bawaslu kota Salatiga melakukan giat bersama dengan pelatihan pencegahan anti hoak pemilu di hall hotel Front One Gosyen Jl. Jend. Sudirman Salatiga (18/10/2023).

Acara diikuti oleh lebih dari 50 peserta dari anggota Bawaslu. Terdiri dari anggota di 4 kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD), tenaga teknis dan tenaga pendukung, dan perwakilan dari stakeholders lainnya.

Ada 4 materi yang disampaikan pada kegiatan pelatihan ini. Peserta dibekali oleh instruktur yang tersertifikasi dan expert dibidangnya, diantaranya Assoc. Prof. Dr. Agus Triyono,MSi (UDINUS), Budhi Widiastuti,MA (UKSW), Fiskal Purbawan (Penggiat Literasi) dan Andika Renda Pribadi (Penggiat Literasi). Materi yang disampaikan antara lain ; Memetakan Narasi Mis/Disinformasi, Membedah Anatomi Manipulasi Informasi, Teori Dan Strategi Prebunking, Dan Produksi Konten Prebunking.

Ketua Bawaslu Kota Salatiga , Dayusman Junus mengatakan informasi hoak menjadi perhatian khusus sebagai penyelenggara pemilu. Apalagi tahapan pemilu makin dekat, dan hoak begitu masif berkembang seiring pesatnya teknologi yang digunakan.

“Pelatihan ini sangat mendesak dan wajib bagi anggota Panwas karena mampu memberi kontribusi besar dalam setiap tahapan pengawasan pemilu,”tegas Dayus.

Prebunking vs Debunking

Salah satu agenda pelatihan yang diselenggarakan ini adalah pendalaman materi Prebunking dan Debunking. Agus Triyono salah satu pemateri saat ditemui menyampaikan bahwa Prebunking adalah tindakan preventif dan prediksi atas munculnya hoak yang akan terjadi. Oleh karena dalam pelatihan ini diajarkan bagaimana mengantisipasi munculnya hoak politik terkait tahapan pemilu.

“Kita bisa prediksikan hoak yang mungkin akan terjadi dengan melihat indikator-indikator yang ada. Kemudian kita berikan “vaksinnya” sehingga nanti paparan hoak itu akan kebal untuk penerimanya,’ ujar Agus.

Sementara kalau Debunking adalah proses melakukan klarifikasi atas sebuah narasi/pesan hoak. Jadi Debungking lebih tepatnya dapat dilakukan setelah hoak muncul, tetapi kalau prebunking bisa dilakukan pencegahan lebih awal.

“Iya betul, prebunking ini salah satu cara untuk mencegah hoak semakin berkembang. Setidaknya ada upaya untuk melakukan pencegahan lebih dini untuk rekan-rekan Panwas dan jug yang lain,” ujar Agus.

Salah seorang peserta, Riyana menyampaikan pelatihan ini sangat berguna sekali mengingat di wilayah sering muncul hoak-hoak yang berseliweran.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terima kasih banyak membantu tugas kami,” tandasnya.

BACA JUGA :

Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved