[audio_player]
[posts_like_dislike]
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Salatiga bekerja sama dengan Bawaslu kota Salatiga dalam pelatihan pencegahan hoaks. Lebih dari 50 peserta dari berbagai level lembaga terlibat dalam acara ini, yang mencakup materi-materi penting seperti Prebunking dan Debunking. Dapatkan wawasan tentang strategi pencegahan hoaks yang efektif dan penting dalam pengawasan pemilu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mafindo Salatiga Bekali Bawaslu Antisipasi Hoak Pemilu

Mafindo Salatiga Bekali Bawaslu Antisipasi Hoak Pemilu

Mafindo Salatiga Bekali Bawaslu Antisipasi Hoak Pemilu

Ketua Bawaslu Salatiga, Agus Triyono (Udinus) dan Budhi Widiastuti (UKSW) dalam acara Pelatihan pencegahan anti hoak pemilu
Ketua Bawaslu Salatiga, Agus Triyono (Udinus) dan Budhi Widiastuti (UKSW) dalam acara Pelatihan pencegahan anti hoak pemilu

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Hoak pada masa tahapan pemilu terus berkembang, seiring semakin dekatnya pelaksanaan pemilu. Hoak juga acapkali menyerang penyelenggara pemilu seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di berbagai level. Dalam mengatasi hal tersebut Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Salatiga dan Bawaslu kota Salatiga melakukan giat bersama dengan pelatihan pencegahan anti hoak pemilu di hall hotel Front One Gosyen Jl. Jend. Sudirman Salatiga (18/10/2023).

Acara diikuti oleh lebih dari 50 peserta dari anggota Bawaslu. Terdiri dari anggota di 4 kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD), tenaga teknis dan tenaga pendukung, dan perwakilan dari stakeholders lainnya.

Ada 4 materi yang disampaikan pada kegiatan pelatihan ini. Peserta dibekali oleh instruktur yang tersertifikasi dan expert dibidangnya, diantaranya Assoc. Prof. Dr. Agus Triyono,MSi (UDINUS), Budhi Widiastuti,MA (UKSW), Fiskal Purbawan (Penggiat Literasi) dan Andika Renda Pribadi (Penggiat Literasi). Materi yang disampaikan antara lain ; Memetakan Narasi Mis/Disinformasi, Membedah Anatomi Manipulasi Informasi, Teori Dan Strategi Prebunking, Dan Produksi Konten Prebunking.

Ketua Bawaslu Kota Salatiga , Dayusman Junus mengatakan informasi hoak menjadi perhatian khusus sebagai penyelenggara pemilu. Apalagi tahapan pemilu makin dekat, dan hoak begitu masif berkembang seiring pesatnya teknologi yang digunakan.

“Pelatihan ini sangat mendesak dan wajib bagi anggota Panwas karena mampu memberi kontribusi besar dalam setiap tahapan pengawasan pemilu,”tegas Dayus.

Prebunking vs Debunking

Salah satu agenda pelatihan yang diselenggarakan ini adalah pendalaman materi Prebunking dan Debunking. Agus Triyono salah satu pemateri saat ditemui menyampaikan bahwa Prebunking adalah tindakan preventif dan prediksi atas munculnya hoak yang akan terjadi. Oleh karena dalam pelatihan ini diajarkan bagaimana mengantisipasi munculnya hoak politik terkait tahapan pemilu.

“Kita bisa prediksikan hoak yang mungkin akan terjadi dengan melihat indikator-indikator yang ada. Kemudian kita berikan “vaksinnya” sehingga nanti paparan hoak itu akan kebal untuk penerimanya,’ ujar Agus.

Sementara kalau Debunking adalah proses melakukan klarifikasi atas sebuah narasi/pesan hoak. Jadi Debungking lebih tepatnya dapat dilakukan setelah hoak muncul, tetapi kalau prebunking bisa dilakukan pencegahan lebih awal.

“Iya betul, prebunking ini salah satu cara untuk mencegah hoak semakin berkembang. Setidaknya ada upaya untuk melakukan pencegahan lebih dini untuk rekan-rekan Panwas dan jug yang lain,” ujar Agus.

Salah seorang peserta, Riyana menyampaikan pelatihan ini sangat berguna sekali mengingat di wilayah sering muncul hoak-hoak yang berseliweran.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terima kasih banyak membantu tugas kami,” tandasnya.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]