URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Salatiga LitFest Carnival digelar di depan Ramayana dan Bundaran Jam Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada rangkaian Salatiga LitFest 29 April–2 Mei 2026 dengan menampilkan beragam seni tradisional dan modern. Pemerintah Kota menghadirkan kegiatan ini untuk memperkuat literasi melalui kolaborasi seni, diskusi, dan kerja sama internasional dengan Frankfurt Book Fair.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Malam Minggu ini, Salatiga LitFest Carnival Digelar di Tugu Bundaran Jam depan Ramayana

Malam Minggu ini, Salatiga LitFest Carnival Digelar di Tugu Bundaran Jam depan Ramayana

Malam Minggu ini, Salatiga LitFest Carnival Digelar di Tugu Bundaran Jam depan Ramayana

Dilokasi inilah ajang Salatiga LitFest carnival akan digelar
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Bertempat didepan Mall Ramayana Salatiga atau didepan Tugu Bundaran Jam Kota Salatiga Jawa Tengah akan digelar Salatiga LitFest Carnival.

Pertunjukan ini akan menampilkan drumblek sebagai kesenian asli Kota Salatiga. Selain itu juga ada defile paskibra, tari bulkiyo, tari topeng ireng, tari jaranan, tari dawuhan, dan tari warok modern. Ada juga penampilan barongsai, tari kipas zamrud khatulistiwa, tari gambyong, serta tari teklek dan sendratari anoman obong.

Salatiga LitFest Carnival merupakan rangkaian acara Salatiga LitFest 2026 yang diselenggarakan 29 April hingga 2 Mei 2026. Acara ini dipusatkan di Taman Cerdas Salatiga.

Kepada wartawan, Aji Prasetio Putranto, Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga, mengatakan acara diisi talkshow bertajuk Literasi dan Seni sebagai Ekosistem Kreatif, bedah buku dengan menghadirkan Agus Mulyadi, dan creative talk bersama A. Fuadi. Selain itu ada juga cooking demo chef dan pertunjukan musik.

“Juga ada penandatanganan komitmen bersama antara Pemkot Salatiga dan Frankfurt Book Fair (German Stories) yang diwakili Vice President Claudia Kaiser tentang Penguatan Ekosistem Literasi dan Jejaring Budaya Global,” ungkapnya, seperti dikutip Kompas.com.

Komitmen tersebut bertujuan untuk pengembangan koleksi German Stories di Perpustakaan Kota Salatiga sebagai jendela informasi dan pertukaran budaya internasional. Dan kedua, pertukaran pengetahuan untuk membangun jejaring kerja sama dalam peningkatan kompetensi literasi dan promosi minat baca melalui pertukaran praktek terbaik antara kedua belah pihak.

Aji mengatakan Salatiga Litfest menjadi jembatan yang mempertemukan penulis, pembaca, pegiat literasi, dan industri kreatif. “Melalui kegiatan seperti Night Carnival dan diskusi literasi, kita ingin menunjukkan bahwa literasi itu menyenangkan dan bisa bersinergi dengan seni serta budaya lokal,” ujarnya.

Menurutnya, Salatiga Litfest 2026 adalah komitmen nyata Pemerintah Kota untuk menjadikan literasi sebagai urat nadi pembangunan karakter masyarakat. “Melalui festival ini, kita ingin merayakan kreativitas sekaligus memperkuat ekosistem literasi yang inklusif agar Salatiga benar-benar menjadi kota literasi yang menginspirasi dunia,” tutup Aji.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan