KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Manfaatkan Pewarna Alami, Kain Eco Dyeing Sumowono Tembus Perancis

Manfaatkan Pewarna Alami, Kain Eco Dyeing Sumowono Tembus Perancis

Manfaatkan Pewarna Alami, Kain Eco Dyeing Sumowono Tembus Perancis

UNGARAN – Adalah Ricyanto, warga Desa Trayu Sumowono Kabupaten Semarang pemilik Sumowono Bamboo Garden kini menikmati pundi-pundi uang dari produksi kain eco dyeing. Ide kreatifnya itu berawal dari pemanfaatan tanaman di kebun miliknya sebagai pewarna alami kain.

Ditemui pada Sabtu (30/10/2021) Ricyanto bercerita kelebihan eco dyeing tersebut adalah menggunakan bahan pewarna alam dari kayu dan daun.

“Sebetulnya ini sudah lazim dan banyak yang bikin, tapi kami mencoba mengembangkan dan melakukan riset agar kualitas produk terus meningkat,” kata dia.

Meski demikian, tidak semua bahan alami terutama daun bisa menghasilkan warna. Oleh karena itu ia juga memadukannya dengan bahan serat kayu.

“Daun yang akan digunakan diletakkan di kain, kemudian digulung dan disteam hingga warna daun berpindah ke kain. Kemudian dibuka dan dikeringkan. Warna yang keluar itu adalah warna alami dan asli, kami tidak menambah warna. Termasuk serat, kami tidak mencampurnya dengan bahan plastik,” urainya.

Dengan cara yang alami tersebut, satu produk kain tidak mungkin bisa sama persis satu dengan lainnya, baik dari warna dan ukuran.

“Beda daun beda karakteristiknya. Kita hanya bisa menggambarkan tema besarnya, tapi tidak bisa sama persis. Serat dan tulangan masing-masing daun sangat detail, misalnya pada daun jati dan akasia. Orang luar negeri terutama Perancis sangat tertarik sebab di sana tidak ada,” paparnya.

Ia mengaku, stok daun jati dan akasia tersedia melimpah di kebunnya, sehingga keberlanjutan produksi bisa terjaga.

“Kalau ada pesanan kita bisa memenuhi kebutuhan di Perancis. Kalau dalam negeri kita menjual di Palembang, Jakarta, dan Surabaya serta beberapa kota lain,” imbuhnya.

Sedangkan untuk harganya, Ricyanto mematok tarif berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 400.000 untuk bahan berupa kain, sementara yang sudah berbentuk baju atau kaos, dijual Rp 125.000 hingga Rp 250.000.

“Perawatannya mudah, seperti batik pada umumnya. Mencuci jangan pakai deterjen dan mesin, pas dijemur juga dibalik, yang ada bagian polanya jangan kena matahari langsung, serta jangan diseterika dengan suhu yang terlalu panas,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]