Edit

RADIO STREAMING RASIKA105.6 FM

📌 Kabar Rasika

Ikuti Kami :

📆 17 January, 2022 🇮🇩 🕓 05:17

Manfaatkan Pewarna Alami, Kain Eco Dyeing Sumowono Tembus Perancis

UNGARAN – Adalah Ricyanto, warga Desa Trayu Sumowono Kabupaten Semarang pemilik Sumowono Bamboo Garden kini menikmati pundi-pundi uang dari produksi kain eco dyeing. Ide kreatifnya itu berawal dari pemanfaatan tanaman di kebun miliknya sebagai pewarna alami kain.

Ditemui pada Sabtu (30/10/2021) Ricyanto bercerita kelebihan eco dyeing tersebut adalah menggunakan bahan pewarna alam dari kayu dan daun.

“Sebetulnya ini sudah lazim dan banyak yang bikin, tapi kami mencoba mengembangkan dan melakukan riset agar kualitas produk terus meningkat,” kata dia.

Meski demikian, tidak semua bahan alami terutama daun bisa menghasilkan warna. Oleh karena itu ia juga memadukannya dengan bahan serat kayu.

“Daun yang akan digunakan diletakkan di kain, kemudian digulung dan disteam hingga warna daun berpindah ke kain. Kemudian dibuka dan dikeringkan. Warna yang keluar itu adalah warna alami dan asli, kami tidak menambah warna. Termasuk serat, kami tidak mencampurnya dengan bahan plastik,” urainya.

Dengan cara yang alami tersebut, satu produk kain tidak mungkin bisa sama persis satu dengan lainnya, baik dari warna dan ukuran.

“Beda daun beda karakteristiknya. Kita hanya bisa menggambarkan tema besarnya, tapi tidak bisa sama persis. Serat dan tulangan masing-masing daun sangat detail, misalnya pada daun jati dan akasia. Orang luar negeri terutama Perancis sangat tertarik sebab di sana tidak ada,” paparnya.

Ia mengaku, stok daun jati dan akasia tersedia melimpah di kebunnya, sehingga keberlanjutan produksi bisa terjaga.

“Kalau ada pesanan kita bisa memenuhi kebutuhan di Perancis. Kalau dalam negeri kita menjual di Palembang, Jakarta, dan Surabaya serta beberapa kota lain,” imbuhnya.

Sedangkan untuk harganya, Ricyanto mematok tarif berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 400.000 untuk bahan berupa kain, sementara yang sudah berbentuk baju atau kaos, dijual Rp 125.000 hingga Rp 250.000.

“Perawatannya mudah, seperti batik pada umumnya. Mencuci jangan pakai deterjen dan mesin, pas dijemur juga dibalik, yang ada bagian polanya jangan kena matahari langsung, serta jangan diseterika dengan suhu yang terlalu panas,” pungkasnya. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

UpdateLalin 14/01/2022 🕓11.05

Laporan Kawan Rasika melalui video memantau aktivitas truk aktivitas kebumian, atau truk vibroseis. Tepatnya di jalur Gogodalem, Bringin, Kab. Semarang. Lalu lintas diberlakukan buka tutup

UpdateLalin 13/01/2022 🕓08.40

Laka lantas melibatkan truk lokasi di jalur Kudus – Pati tepatnya desa Terban, depan SPBU Kaliseger. Dibantu oleh satpam pabrik di area sekitar, truk di

UpdateLalin 13/01/2022 🕓08.30

Kabel melintang di putar balik Pudak Payung, belum diketahui informasi kabel tersebut listrik atau telefon. Berimbas ke jalan raya, lalu lintas merayap kedua arah terutama

UpdateLalin 13/01/2022 🕓07.30

Laporan di jalur Pati arah Kudus terpantau aktivitas perbaikan di Tenggeles. Menutup bahu jalan dan ada alat berat yang stand by lokasi. Lalu lintas menyempit.

UpdateLalin 13/01/2022 🕓07.00

Laporan pohon tumbang di ruas jalan Untung Suropati, sekitar SMA 7 Semarang. Informasi dari Kawan Rasika diatas menutup 1 lajur, sehingga lalu lintas padat kedua

UpdateLalin 12/01/2022 🕓08.50

Dilaporkan kondisi di Jl. Tentara Pelajar, Pekalongan, pagi ini genangan air di kedua jalur. Lalu lintas di kedua arah ramai lancar, kendaraan melaju perlahan.

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

📌KABAR POPULER

📌KABAR POPULER

di-duga-pembunuhan-2
Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Bersimbah Darah Di Ngemplak Simongan, Diduga Korban Pembunuhan 
di-duga-pelaku-pembunuhan
Usai Bunuh Istrinya, Andre Sempat Ke Rumah Mertua Untuk Bawa Kabur Anak 
laka-13-1
Kecelakaan Maut Di Gajahmungkur Semarang, Pemotor Meninggal Di Tempat Alami Luka Parah Di Kepala
di-duga-pembunuhan
Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Di Ngemplak Simongan Dalam Keadaan Bersimbah Darah
angin-ribut
Dihempas Puting Beliung, Atap Rumah Warga Kalongan Beterbangan
Sultan-Gozhali-NFT
Berawal Dari Iseng Upload Foto Selfie Di NFT, Sultan Gozhali Kini Jadi Sultan Sebenarnya
mobil-terbakar
Warga Banyumanik Apes, Mobil Dan Motor Terbakar Setelah Dipanaskan
kejahatan-skimming
Puluhan Nasabah Bank di Ungaran Jadi Korban Kejahatan Skimming
vaksinn-anak-13-1
102 Siswa di SDN Plumbon 01 Suruh, Ikuti Vaksin, 2 Lainya Gagal Karena Alasan Kesehatan
bundir-11-1
Hidup Sebatang Kara, Rusmin Ditemukan Tewas di Rumah Kosong