URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang melalui Polsek Ungaran memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Semarang tentang maraknya isu penculikan anak. Masyarakat dianjurkan untuk tidak mudah percaya pada berita tidak jelas sumbernya. Saluran pengaduan melalui nomor WhatsApp 081226930202 juga tersedia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Marak Isu Penculikan Anak, Kapolsek Ungaran: Jangan Mudah Termakan Berita Tidak Jelas

Marak Isu Penculikan Anak, Kapolsek Ungaran: Jangan Mudah Termakan Berita Tidak Jelas

Marak Isu Penculikan Anak, Kapolsek Ungaran: Jangan Mudah Termakan Berita Tidak Jelas

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Maraknya isu penculikan anak, membuat masyarakat di Kabupaten Semarang resah. Atas hal ini, Polres Semarang melalui jajaran Polsek Ungaran menyampaikan imbauan yang langsung ditujukan kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Ungaran, Kabupaten Semarang.

Melalui personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang ada di wilayah Polsek Ungaran, edukasi dan pelurusan informasi disampaikan secara langsung. Selain itu, imbauan dalam bentuk selebaran dan pesan singkat juga disampaikan melalui media sosial dan group WhatsApp ke pengurus desa/kelurahan hingga tingkat RT.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Kami ada 21 personel Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak yang siap memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat terhadap maraknya isu penculikan ini,” terang Kapolsek Ungaran Kompol Gunawan Wibisono saat ditemui di kantornya, Rabu (1/2/2023).

Gunawan meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada infomasi atau berita yang belum jelas sumber serta kebenarannya. Masyarakat diimbau tidak terlalu resah yang berlebihan dalam menyikapi informasi tentang penculikan tersebut.

“Yang tidak kalah penting, berikan pemahaman kepada anak- anak untuk tidak gampang percaya dengan orang yang sama sekali tidak dikenalnya, walaupun diiming-imingi sesuatu yang dapat menarik hati anak,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Kapolsek, orang tua juga harus memastikan agar anak- anak mereka (terutama yang masih duduk di bangku TK dan SD) untuk tidak memakai berbagai perhiasan yang mencolok dan dapat mengundang aksi kejahatan.

“Peran orang tua penting di sini untuk memastikan agar anak- anak berada di lingkungan atau tempat yang aman pada saat mereka beraktivitas,” bebernya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan saluran pengaduan (call center) melalui nomor WhatsApp 081226930202.

“Hal ini sebagai langkah preemtif dan preventif jajaran Polsek Ungaran menyikapi isu yang tengah marak ini,” paparnya. (win)

 

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved