URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta menawarkan takjil berbuka puasa gratis bagi umat Muslim selama Ramadan 1444 Hijriyah dengan 4.000 porsi tersedia setiap harinya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta Sediakan 4.000 Takjil Setiap Hari Selama Ramadan

Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta Sediakan 4.000 Takjil Setiap Hari Selama Ramadan

Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta Sediakan 4.000 Takjil Setiap Hari Selama Ramadan

featured-img

Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta, selama Ramadan 1444 Hijriyah, akan menyediakan 4.000 makanan takjil berbuka puasa setiap hari.

Hal ini disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas, saat mendampingi Wapres KH Ma’ruf Amin, meresmikan pembukaan penggunaan Masjid Raya Syekh Zayed di Surakarta.

“Kita akan memberikan takjil, iftar untuk umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa. Insya Allah per hari ada 4.000. Sudah disampaikan oleh pihak Emirates. Mereka, akan menanggung semua pengeluarannya,” kata Menag, di Surakarta, Selasa (28/2/2023).

Menag Yaqut menyampaikan bahwa masjid ini merupakan hadiah dari Presiden Persatuan Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk Indonesia, dan akan dikelola oleh Kementerian Agama.

“Masih ada beberapa pekerjaan finishing yang harus diselesaikan (oleh pelaksana-Red), agar ini sempurna dan segera diserahkan ke pihak Uni Emirat Arab, untuk kemudian diserahkan ke Kementerian Agama untuk pengelolaannya,” kata Menag, seperti dirilis kemenag.go.id.

Menag juga mengungkapkan kegembiraan, dan menilai masjid ini luar biasa. “Masjid ini adalah replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi, Uni Emirates Arab,” tambahnya.

Yaqut Cholil Qoumas juga mengatakan, peresmian Mesjid Syeikh Zayed Solo menjadi kebahagiaan bagi umat muslim Indonesia.

Terlebih penyelenggaraannya bertepatan dengan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad Saw Tingkat Kenegaraan Tahun 2023.

Menurut dia, masjid ini juga simbol hubungan Indonesia dengan dunia Internasional yang sangat harmonis.

“Semoga kehadiran Masjid Syekh Zayed ini menambah semangat kita dalam merawat keberagamaan yang moderat dan toleran,” kata Gus Yaqut.

Turut hadir dalam pembukaan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved