KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Masuki Masa Tenang Kampanye, Bawaslu Salatiga Copot Ribuan APK

Masuki Masa Tenang Kampanye, Bawaslu Salatiga Copot Ribuan APK

Masuki Masa Tenang Kampanye, Bawaslu Salatiga Copot Ribuan APK

Petugas gabungan saat melepas mmt salah satu parpol

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Masa tahapan pemilihan umum masuki masa tenang. Tidak ada lagi kampanye. Di Salatiga, ribuan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang mulai diturunkan.

Pantauan rasikafm.com mmt dan spanduk ada yang diturunkan mandiri oleh partai atau calon legislatif (caleg). Namun pemkot melalui satpol PP bersama Bawaslu juga melakukan penertiban APK yang ada.

Ketua Bawaslu kota Salatiga Djayusman Yunus menjelaskan, pihaknya selama tiga hari akan melakukan penertiban, dengan menerjunkan seluruh pengawas TPS (PTSP), Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), Panwaslu Kecamatan, hingga Bawaslu.

“Relawan PTSP yang melakukan penertiban dibantu PKD dan Panwaslu. Bawaslu juga berkeliling melakukan monitoring pengawasan penertiban ini,” tutur Djayusman

Sementara itu di Tingkir upaya mencopot MMT bergambar salah satu Capres yang ditempel pada dinding rumah salah seorang relawan dalam masa tenang gagal dilakukan.

pemilik properti melarang petugas mencopot APK di area rumahnya, Tim Gabungan lantas berkoordinasi dengan Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]