URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin membuka Salatiga May Day 2026 di halaman Pemkot, Jumat (1/5/2026), dengan melibatkan unsur tripartit untuk mempererat hubungan industrial melalui santunan BPJS, layanan kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM, guna meningkatkan kesejahteraan pekerja dan kolaborasi antar pihak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

May Day Salatiga 2026, Nina Bertekad Sejahtera Bersama

May Day Salatiga 2026, Nina Bertekad Sejahtera Bersama

May Day Salatiga 2026, Nina Bertekad Sejahtera Bersama

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional tingkat Kota Salatiga Tahun 2026, Wakil Wali Kota Salatiga secara resmi membuka kegiatan Salatiga May Day 2026 pada Jumat (1/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah terkait, serta diikuti oleh ratusan masyarakat Kota Salatiga.

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, mengapresiasi terselenggaranya Salatiga May Day 2026 yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial.

“Saya menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi di Kota Salatiga tidak terlepas dari kontribusi pekerja atau buruh serta pengusaha. Untuk itu, Pemerintah Kota Salatiga terus berupaya menjaga relasi yang harmonis. Mari kita pererat kemitraan dan hubungan yang harmonis dengan bergandeng tangan mewujudkan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan di Kota Salatiga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kota Salatiga, Agung Hendratmiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi seluruh pihak.

“Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Kota Salatiga melibatkan unsur tripartit, yaitu pemerintah, serikat pekerja, dan perwakilan perusahaan. Adapun tema kegiatan tahun ini adalah ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’ dengan tagline ‘Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama’,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan santunan Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga penerima manfaat. Kegiatan Salatiga May Day 2026 semakin meriah dengan Zumba Party, live music, serta pembagian doorprize. Selain itu, peserta juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis, donor darah, hingga berbelanja di bazar UMKM yang telah disediakan.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan