URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Senin (16/9/2024), warga Dusun Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di selokan belakang sebuah hotel. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Sarni (63), seorang warga yang hendak membuka warung kelontongnya sekitar pukul 09.30 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mayat Lelaki Berbaju Batik Ditemukan di Selokan Belakang Sebuah Hotel di Bandungan

Mayat Lelaki Berbaju Batik Ditemukan di Selokan Belakang Sebuah Hotel di Bandungan

Mayat Lelaki Berbaju Batik Ditemukan di Selokan Belakang Sebuah Hotel di Bandungan

Ilustrasi Jenazah
Sesosok mayat laki-laki berbaju batik ditemukan di selokan belakang sebuah hotel di Bandungan, Senin (16/9/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Ilustrasi Jenazah
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Dusun Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di selokan, belakang sebuah hotel pada Senin (16/9/2024).

Jasad laki-laki berbaju batik itu kali pertama ditemukan oleh Sarni (63), salah seorang warga setempat saat hendak membuka warung kelontong miliknya. Melihat hal itu, saksi kemudian meminta pertolongan kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Saya keluar rumah jam 09.30 WIB, mau buka warung. Saat melewati selokan melihat ada laki-laki tertelungkup, lalu saya teriak minta tolong,” kata Sarni ditemui di lokasi kejadian, Senin (16/9/2024).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Kapolsek Bandungan Iptu Andy Taufan, usai berteriak minta tolong ada salah satu pengguna jalan yang berhenti dan menghampiri.

“Ternyata pengguna jalan tersebut mengenali korban, karena merupakan tetangganya,” ungkapnya.

Pihak kepolisian bersama petugas kesehatan setempat datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Diketahui korban berinisial DS (38), warga Dusun Mejing, Bandungan. Dari kesimpulan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diduga meninggal karena sakitnya kambuh saat berjalan di sekitar lokasi kejadian. Keterangan dari pihak keluarga, korban mempunyai penyakit kejang dan sering kambuh,” jelasnya.

Atas permintaan pihak keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka. Keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban, sehingga jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan. (win)

BACA JUGA :

Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026