KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Meriah! Car Free Night dan Culture Night Carnival UKSW Dipadati Ribuan Warga

Meriah! Car Free Night dan Culture Night Carnival UKSW Dipadati Ribuan Warga

Meriah! Car Free Night dan Culture Night Carnival UKSW Dipadati Ribuan Warga

Foto Arief Rasika
Rektor UKSW Prof Intiyas Utami bersama wakil rektor, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit bersama mahasiswa dan warga berjoget sesaat sebelum acara pembukaan Car Free Night

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ribuan warga Salatiga dan sekitarnya tumpah ruah memadati acara Car Free Night dan Culture Night Carnival OMB 2024 yang digelar atas kolaborasi Pemkot Salatiga dan UKSW berlangsung sukses di sepanjang Jalan Diponegoro Salatiga, Sabtu (21/9/24) sore hingga malam hari.

Kegiatan perpaduan acara untuk kali pertama di Kota Salatiga itu menyedot ribuan pengunjung yang memadati Jalan Diponegoro.

Pentas dari berbagai etnis mahasiswa UKSW Salatiga dan bazar UMKM menjadi daya tarik tersendiri bagi acara yang merupakan inovasi baru di Salatiga.

Rektor UKSW Prof Intiyas Utami mengatakan acara ini merupakan bagian dari pengenalan kehidupan kampus dalam bingkai Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UKSW 2024 serta menjadi simbol “kula nuwun” mahasiswa baru kepada masyarakat Salatiga.

Gayung bersambut dengan acara inovasi Pemkot Salatiga yang Juli lalu menggelar Car Free Night di Jalan Diponegoro saat Peringatan Hari Jadi Salatiga, maka Car Free Night dan Culture Night Carnival OMB 2024 bisa dipadukan.

”Ini merupakan acara yang sangat monumental dan akan kita gelar terus. Terima kasih kepada Pj Wali Kota Salatiga Bapak Yasip Khasani sebagai inovator Car Free Night Jalan Diponegoro berkolaborasi dengan UKSW menggelar acara menarik ini,” ungkap Rektor.

Adapun Car Free Night dan Culture Night Carnival OMB 2024 dimulai pukul 17.00 di mana Jalan Diponegoro ditutup untuk semua kendaraan. Pentas mahasiswa mengambil rute di sepanjang Jalan Diponegoro, mulai dari Pertigaan Kauman hingga PLN Salatiga, dan melewati Titik Nol Salatiga.

Karnaval menampilkan berbagai atraksi menarik dari UKSW dengan total peserta mencapai 800 orang. Berbagai penampilan tersebut di antaranya Marching Band UKSW, Flag Satya Wacana, kelompok karawitan, tarian etnis Nusantara, kostum ikonik etnis Nusantara, Sapu Joget, hingga Paguyuban Drumlek, dan Maimo Kumolintang.

Salah satu sorotan utama karnaval ini adalah Parade Senjata Nusantara yang mengusung tema “Get Your Sword and Strive.”

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengapresiasi kegiatan kolaborasi tersebut karena mampu menyedot penonton yakni warga Kota Salatiga.

ditambahkannya, dengan diselenggarakannya kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat Kota Salatiga. “Kami juga berkolaborasi dengan UMKM di Kota Salatiga sehingga kegiatan ini tidak hanya dinikmati civitas academica UKSW tetapi juga oleh masyarakat,” imbuh Dance saat berkunjung ke stan UMKM yang ada di area car free night.

Kulonuwun mahasiswa baru kepada warga Kota Salatiga ini diapresiasi positif oleh Ketua Dewan DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit.

– Rektor UKSW Prof Intiyas Utami saat diwawancarai Rasika
– Kemeriahan saat rektor UKSW dan ketua DPR menari Tobelo bersama

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]