KABAR RASIKA

Meski Pandemi, Implementasi Program Rujuk Balik (PRB) Pemalang Tetap Berjalan Baik

Meski Pandemi, Implementasi Program Rujuk Balik (PRB) Pemalang Tetap Berjalan Baik

Meski Pandemi, Implementasi Program Rujuk Balik (PRB) Pemalang Tetap Berjalan Baik

Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga sekarang, BPJS Kesehatan tetap mengimplementasikan program-programnya beradaptasi dengan kebiasaan baru. Dengan melakukan berbagai penyesuaian terhadap bentuk layanan yang diberikan, salah satunya adalah Program Rujuk Balik (PRB). PRB merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta penderita penyakit kronis.

“Penyakit kronis yang masuk dalam PRB meliputi diabetes melitus, hipertensi, jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan sindroma lupus eritematosus (SLE),” ungkap Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Sony Tito Nugroho dalam acara rapat koordinasi antar Fasilitas Kesehatan Rawat Tingkat Lanjut (FKRTL) Kabupaten Pemalang, Selasa (16/02).

Dalam kesempatan tersebut, Sony mengharapkan komitmen agar FKTRL dapat meningkatkan kemudahan akses, pelayanan pengobatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan penyakit kronis yang termasuk dalam kriteria diagnosa PRB tersebut, tentunya dengan memperhatikan standar protokol kesehatan selama masa pandemi.

Sesuai dengan konsep rujuk balik, apabila kondisi pasien sudah dalam keadaan stabil maka perawatan selanjutnya diserahkan kembali ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan diberikan surat keterangan rujuk balik dari dokter spesialis atau subspesialis.

“PRB merupakan transfer pengetahuan bagi dokter spesialis kepada dokter di pelayanan pertama dan apoteker. Hal ini tentu akan mendorong kolaborasi dan komunikasi antartenaga kesehatan, dan meningkatkan peran tenaga kesehatan sesuai dengan kewenangan masing-masing. Ini akan menciptakan ekosistem keberlangsungan Program JKN-KIS yang sehat juga. Melalui PRB ini secara tidak langsung akan terwujud integrasi pelayanan multiprofesi dalam hal ini, para apoteker, dokter FKTP dan dokter spesialis di FKRTL,” ungkap Sony.

Salah satu peserta sosialisasi dari Rumah Sakit Muhammad Rodliyah Achid Moga, Ria Indriani yang juga PIC PRB rumah sakit tersebut, memaparkan bahwa pihak rumah sakit akan melakukan komitmen sesuai kesepakatan terhadap PRB ini. Salah satu komitmen adalah pemberian informasi dan edukasi tentang PRB serta memudahkan peserta untuk mendapatkan obat dengan harga sesuai formularium nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Selama pandemi juga kami tetap mengedepankan kualitas layanan terhadap peserta PRB, yang tentunya dengan memperhatikan dan memperketat protokol kesehatan, karena peserta PRB adalah penderita penyakit kronis yang rentan terhadap Covid-19. Selain itu, petugas medis yang melayani pasien juga akan merasa aman,” ucap Ria. (ma/ey)

BACA JUGA :

Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Satresnarkoba Polres Semarang mengungkap keterlibatan dua pelajar asal Kabupaten Grobogan dalam peredaran tembakau sintetis atau gorila di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Keduanya diamankan polisi dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Berdasarkan pemeriksaan, tembakau sintetis diedarkan melalui media sosial, sementara polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Dua Pelajar Jadi Pengedar Tembakau Gorila, Ditangkap Polisi di Sumowono
Satresnarkoba Polres Semarang mengungkap keterlibatan dua pelajar asal Kabupaten Grobogan dalam peredaran tembakau sintetis atau gorila di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Keduanya diamankan polisi...
Satlantas Polres Salatiga terus melakukan patroli dan operasi terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar, termasuk hingga menjelang pagi pada Jumat dan Sabtu malam. Kasatlantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyana DS mengatakan penindakan juga disertai edukasi untuk meningkatkan kepatuhan lalu lintas dan mengurangi kebisingan.
Satlantas Salatiga Getol Razia Knalpot Brong, Jumat-Sabtu Malam Tiada Henti
Satlantas Polres Salatiga terus melakukan patroli dan operasi terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar, termasuk hingga menjelang pagi pada Jumat dan Sabtu malam. Kasatlantas Polres Salatiga...
Satresnarkoba Polres Semarang mengungkap kasus peredaran sabu yang melibatkan pasangan suami istri di Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, Senin (7/9/2026). Polisi mengamankan BGS dan MRR saat hendak bertransaksi dengan barang bukti 1,72 gram sabu. Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan kepolisian.
Pasutri di Ungaran Kompak Jualan Sabu, Ditangkap Saat Hendak Transaksi
Satresnarkoba Polres Semarang mengungkap kasus peredaran sabu yang melibatkan pasangan suami istri di Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, Senin (7/9/2026). Polisi mengamankan BGS dan MRR saat hendak bertransaksi...
Sebanyak 50 anggota Dawis Kelurahan Noborejo mengikuti edukasi pencegahan dan praktik pemadaman kebakaran yang digelar Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Rabu (23/9/2026). Kegiatan berlangsung di Kelurahan Noborejo selama sekitar dua setengah jam, mencakup praktik pemadaman api secara tradisional serta penanganan kebocoran gas.
Damkar Salatiga Gelar Pelatihan, 50 Anggota Dawis Noborejo Aktif Terlibat Simak Materi
Sebanyak 50 anggota Dawis Kelurahan Noborejo mengikuti edukasi pencegahan dan praktik pemadaman kebakaran yang digelar Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Rabu (23/9/2026). Kegiatan berlangsung di Kelurahan...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 25 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 73 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Pegunungan Tengah bagian barat dan sekitarnya.
25 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan Barat
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 25 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 73...
Muat Lebih

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]