KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Meski Sempat Salah Saat Pengucapan Panca Prasetya Korpri, Valentine Selviona Putri Tetap Mendapat Satu Juta Juta Rupiah

Meski Sempat Salah Saat Pengucapan Panca Prasetya Korpri, Valentine Selviona Putri Tetap Mendapat Satu Juta Juta Rupiah

Meski Sempat Salah Saat Pengucapan Panca Prasetya Korpri, Valentine Selviona Putri Tetap Mendapat Satu Juta Juta Rupiah

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Ada yang menarik dari pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Korpri ke-51 Kota Salatiga di Halaman Pemkot Salatiga, Selasa (29/11/2022) ini, dimana petugas pengucap Pembukaan UUD 1945 dan pengucap Panca Prasetya Korpri merupakan ibu dan anak dari ASN Kota Salatiga.

Dengan suara yang lantang, pengucap Pembukaan UUD 1945, Agustina Kristiani, dan pengucap Panca Prasetya Korpri, Valentine Selviona Putri melafalkannya di dalam upacara tersebut. Mesti sempat mengulang, namun Valentine kembali berhasil mengucapkan Panca Prasetya Korpri dengan baik dan lancar.

Peristiwa tadi, justru mendapat apresiasi dari Penjabat (Pj) Wali kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi yang menjadi inspektur upacara.

“Kepada pengucap pembukaan UUD 1945 dan pengucap Panca Prasetya Korpri yang telah membaca keduanya dengan baik tanpa menggunakan teks tadi akan kami berikan uang masing-masing 1 juta rupiah. Saya apresiasi sekali, ada sekiranya tadi sempat gagal dan salah mengucap. Namun mencoba dan mencobanya lagi sampai berhasil. Jangan pernah menyerah,”ungkap Sinoeng.

Agustina Kristiani usai upacara menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bapak Pj. Wali Kota karena telah memberikan apresiasi kepada dia dan anaknya.

“Saya tidak menyangka apabila Pak Pj. Wali Kota memberikan motivasi kepada anak saya untuk tetap bangun dan bangkit sekalipun 2 kali salah pengucapan. Sehingga bisa bangkit dan menyelesaikan tugasnya sampai akhir. Terima kasih sudah diberi motivasi, saya kira tadi kami akan dimarahi dan dihukum tapi malah mendapat kejutan hadiah khusus yang luar biasa ini,” ungkap Agustina yang juga merupakan Sub Koordinator Akuisisi dan Pengolahan pada Dinpersip Kota Salatiga.

Bertolak dari pengalaman dan kebiasaan kerja pada masa pandemi covid, kita sebagai Aparatus Sipil Negara(ASN) ternyata harus terus berinovasi, dengan perkembangan di ilmu pengetahuan dan teknologi melalui daring, luring atau hybrid. Sehingga memberi solusi komunikasi kerja dengan cepat dan jitu.

“Mari rapatkan barisan, untuk tetep melayani dengan mudah, murah dan cepat, dan tentu ramah. Korpri harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dengan ikhlas, tuntas, berintegritas dan profesionalitas, ada inovasi baru dan solusi yang dihadapi di masyarakat.” Jelas Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga.

Tema Hut Korpri Tahun 2022 adalah Korpri Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi Untuk Negeri. Pada dasarnya korpri memberikan pelayanan publik yang jauh lebih menarik, aktraktif, kreatif dan mempermudah mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Perkuat soliditas dan solidaritas korps, lakukan terobosan dan inovasi berkelanjutan, ciptakan birokrasi yang transparan dan akuntabel, antisipasi dini terhadap berita hoax, perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Bagaimana kita solutif memberikan jalan keluar sebagai upaya perbaikan kedepannya,”imbuh Sinoeng.

 

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis