RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga terus bergerak. Wali Kota dr Robby Hernawan, memimpin penandatanganan berita acara serah terima jabatan (sertijab) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Kalitaman, Lantai 2 Gedung Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Senin (4/5/2026).
Sorotan utama dalam agenda tersebut adalah penunjukan Mudjiati, M.Pd., yang selama ini menjabat Kepala SMP Negeri 1 Salatiga, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga. Ia menerima serah terima jabatan dari Muh Nasiruddin.
Penunjukan kepala sekolah aktif ke kursi pimpinan dinas dinilai menjadi langkah strategis. Sebab, figur yang memahami langsung kondisi sekolah di lapangan diharapkan mampu mempercepat sinkronisasi kebijakan pendidikan dengan kebutuhan satuan pendidikan.
Dalam sambutannya, wali kota menegaskan rotasi dan mutasi jabatan dilakukan murni untuk kebutuhan organisasi serta percepatan pelayanan publik.
“Tidak ada kepentingan lain, baik suka maupun tidak suka. Ini murni strategi penataan birokrasi,” tegasnya.
Selain jabatan Kadisdik, Walikota Salatiga Robby Hernawan mengisi jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) dengan sosok pejabat yang berbasis ilmu kesehatan masyarakat, yaitu Suparli yang menjabat Kepala DP3AKB.
Sedangkan dinas lainnya yang kosong dan diisi Plt, yaitu Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dipercayakan kepada Agung Nugroho yang juga pejabat Kepala Dinas Penanaman Modal.
Walikota menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan dalam birokrasi merupakan hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi guna memperlancar jalannya pemerintahan.
Ia memastikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penataan birokrasi yang objektif dan profesional.
“Tidak ada kepentingan lain, baik suka maupun tidak suka. Ini murni strategi penataan birokrasi,” tegas Robby Hernawan.
Mengingat banyaknya target pembangunan dan program strategis yang harus diselesaikan, ia meminta seluruh jajaran untuk cepat beradaptasi dan langsung bekerja secara optimal.
“Jangan menunda pekerjaan dan jangan terlalu lama beradaptasi. Mari kita kejar target kinerja yang telah ditetapkan, terutama dalam serapan anggaran, penyelesaian program prioritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” pesan walikota.
Di sisi lain, Robby menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis di seluruh jajaran, baik dengan pimpinan maupun bawahan, dengan menjunjung tinggi nilai transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.