URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029 menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pertama di Kampus 2 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Semarang, pada Sabtu (24/8/2024). Acara ini ditandai dengan pelantikan 18 lembaga di bawah PWNU Jateng dan dihadiri oleh Ketua PWNU Jateng, KH Abdul Ghaffar Rozin, yang menyampaikan bahwa Muskerwil bertema "Berkhidmat Bermartabat Membangun Peradaban" ini menjadi langkah awal dalam masa khidmat baru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Muskerwil I PWNU Jawa Tengah, 18 Lembaga Dilantik

Muskerwil I PWNU Jawa Tengah, 18 Lembaga Dilantik

Muskerwil I PWNU Jawa Tengah, 18 Lembaga Dilantik

Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh memimpin pembacaan ikrar saat pelantikan lembaga dalam kegiatan Muskerwil PWNU Jateng di Unwahas Semarang, Sabtu (24/8/2024). Foto: dok. PWNU Jateng

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029 melaksanakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang pertama.

Kegiatan ini dilaksanakan di kampus 2 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang pada Sabtu (24/8/2024), yang ditandai dengan pelantikan 18 lembaga di bawah PWNU Jateng.

Menurut Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin, Muskerwil ini merupakan agenda pertama yang diadakan oleh PWNU Jateng dengan tema “Berkhidmat Bermartabat Membangun Peradaban”.

“Kami awali dengan pelantikan lembaga-lembaga di bawah naungan PWNU Jateng,” kata dia.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Lembaga oleh Sekretaris PWNU Jateng H Ahmad Fathurrohman. Dilanjutkan pengucapan ikrar atau baiat oleh para pengurus sekaligus ditutup dengan doa oleh Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh.

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan sidang pleno dan sidang komisi yang mencakup pembahasan program kerja, rekomendasi, organisasi, tata kelola Bahtsul Masail, dan garis besar program Syuriyah, serta Bahtsul Masail Waqi’iyah.

Untuk diketahui, lembaga yang dilantik meliputi:

1. Lembaga Dakwah NU
2. Lembaga Pendidikan Maarif NU
3. Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU
4. Lembaga Perekonomian NU
5. Lembaga Pengembangan Pertanian NU
6. Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU
7. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia NU
8. Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU
9. Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia NU
10. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah NU
11. Lembaga Wakaf dan Pertanahan NU
12. Lembaga Bahtsul Masail NU
13. Lembaga Ta’mir Masjid NU
14. Lembaga Kesehatan NU
15. Lembaga Falakiyah NU
16. Lembaga Ta’lif wan Nasyr NU
17. Lembaga Pendidikan Tinggi NU
18. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved