KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Musrenbang RSUD, Jadikan Rumah Sakit yang Terpercaya

Musrenbang RSUD, Jadikan Rumah Sakit yang Terpercaya

Musrenbang RSUD, Jadikan Rumah Sakit yang Terpercaya

Suasana Musrenbang RSUD Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga, (29/01/2026). Kegiatan yang digelar di Aula Bhineka Husada tersebut turut dihadiri Ketua DPRD, Pj. Sekretaris Daerah, Dewan Pengawas RSUD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, serta jajaran manajemen RSUD Kota Salatiga.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, berharap Musrenbang dapat melahirkan usulan pengembangan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjadikan RSUD sebagai rumah sakit yang dipercaya oleh warganya sendiri.

“Salah satu kunci pelayanan yang baik adalah komunikasi. Saya lebih menekankan pada kualitas pelayanan dibanding pengembangan infrastruktur, karena fasilitas pelayanan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan membangun trust atau kepercayaan masyarakat agar RSUD menjadi pilihan utama untuk berobat. Dalam perumusan Musrenbang ini, saya berharap usulan yang muncul benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan dikaji secara mendalam. Jangan sampai kita mengembangkan pelayanan yang sebenarnya belum terlalu dibutuhkan sehingga berpotensi mubazir,” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, M.Si., turut menyampaikan sejumlah usulan terkait pengembangan rumah sakit yang tidak hanya berfokus pada anggaran dan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan serta pembangunan nonfisik.

“Untuk RSUD ke depan, saya mengusulkan pengelolaan informasi yang lebih baik kepada pasien dan keluarga, peningkatan kualitas pelayanan, serta penambahan unit usaha agar pendapatan rumah sakit tidak hanya bertumpu pada rawat inap dan rawat jalan. Ini perlu masuk dalam renstra kita, tidak hanya pengembangan rumah sakit secara fisik, tetapi juga pengembangan unit usaha. Kita juga perlu menetapkan prioritas layanan unggulan atau ikon layanan yang dioptimalkan,” ujarnya.

Direktur RSUD Kota Salatiga, dr. Ita Rima Rahmawati, Sp.Rad(K) PRP, memaparkan selayang pandang serta rencana pembangunan RSUD Kota Salatiga Tahun 2027.

“Selaras dengan arah kebijakan Sehati – Salatiga Sehat Terlindungi, pada 2027 RSUD menetapkan fokus pengembangan layanan unggulan di tiga bidang, yaitu trauma center, layanan onkologi (kanker), dan KIA. Kami juga merencanakan penyisihan anggaran sebesar 3% per tahun guna mendukung pembangunan gedung RSUD Kota Salatiga,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab bersama seluruh peserta. Musrenbang ini diharapkan menghasilkan rumusan perencanaan yang tepat sasaran, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Dengan demikian, RSUD Kota Salatiga diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas, aman, serta berorientasi pada kepuasan dan kebutuhan masyarakat Kota Salatiga.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]