URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seiring meredanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Semarang. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak kembali di gelar. Salah satunya agenda rutin senam bersama yang diinisiasi oleh pemerintah Kecamatan Tengaran. Kegiatan senam bersama ini bukan untuk pertama kalinya dilaksanakan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Nol Kasus Covid, Tengaran Gelar Senam Bersama

Nol Kasus Covid, Tengaran Gelar Senam Bersama

Nol Kasus Covid, Tengaran Gelar Senam Bersama

Camat Tengaran, bersama Jito Pramujito dan Kades Patemon serta tamu undangan lain saat acara Senam Bersama

Seiring meredanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Semarang. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak kembali di gelar. Salah satunya agenda rutin senam bersama yang diinisiasi oleh pemerintah Kecamatan Tengaran. Kegiatan senam bersama ini bukan untuk pertama kalinya dilaksanakan.

“Jadi setiap bulan kita dari lintas instansi dan perangkat desa sudah melakukan kegiatan seperti ini secara rutin,” ujar Camat Tengaran, Dewanto Leksono Widagdo.

Namun agenda rutin tersebut kuantitasnya tidak banyak. Hanya kisaran 200 orang yang ikut berpartisipasi. Dewanto mengatakan untuk kali ini kegiatan senam bersama di sentralkan di Lapangan Tengaran.
“Berhubung masih suasana hari Pancasila, kita juga mengundang 1200 orang lebih dari semua elemen. Baik dari instansi atau dinas maupun dari masyarakat,” katanya.

Selain kegiatan senam bersama, juga terdapat bazar UMKM dari warga Tengaran. Banyak produk hasil olahan warga yang dijajakan. Seperti produk makanan ringan hingga produk minuman tradisional.

“Biasanya juga terdapat santapan rohani. Tapi kali ini dengan peserta yang banyak kita fokuskan ke senam bersama saja,” imbuhnya.

– Camat Tengaran Dewanto Leksono
– Ngesti Nugraha saat diwawancarai media

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang pagi itu sengaja datang ikut mengapresiasi baik kegiatan yang diinisiasi oleh pemerintah Kecamatan Tengaran ini. Ia menilai dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan kondisi tubuh pasca pandemi Covid-19.

“Terimakasih pada Camat Tengaran, Forkompimcam, Anggota Dewan, Kepala Disdikbudpora, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi,” ucapnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved