URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 5.440 batang rokok ilegal tanpa pita cukai berhasil disita oleh Satpol PP Kota Salatiga dalam operasi penertiban yang dilakukan pada Selasa siang, 20 Mei 2025. Operasi ini dipimpin oleh Plt Kasatpol PP Salatiga, Guntur Junanto, dan melibatkan tim gabungan yang bekerja sama dengan Bea Cukai. Kegiatan berlangsung di wilayah Salatiga, terutama di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Operasi Gabungan Satpol PP Salatiga, Ribuan Rokok Ilegal Disita

Operasi Gabungan Satpol PP Salatiga, Ribuan Rokok Ilegal Disita

Operasi Gabungan Satpol PP Salatiga, Ribuan Rokok Ilegal Disita

Sebanyak 5.440 batang rokok ilegal tanpa pita cukai berhasil disita oleh Satpol PP Kota Salatiga dalam operasi penertiban yang dilakukan pada Selasa siang, 20 Mei 2025. Operasi ini dipimpin oleh Plt Kasatpol PP Salatiga, Guntur Junanto, dan melibatkan tim gabungan yang bekerja sama dengan Bea Cukai. Kegiatan berlangsung di wilayah Salatiga, terutama di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS).
Foto dok lst
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga mengamankan 5.440 batang rokok Ilegal dalam operasi penertiban rokok Ilegal.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga berhasil menyita 5.440 batang rokok ilegal tanpa pita cukai dalam operasi penertiban yang digelar pada Selasa siang, 20 Mei 2025. Operasi ini menyasar sejumlah toko dan kios yang diduga menjual produk tembakau ilegal di wilayah Salatiga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Salatiga, Guntur Junanto, menjelaskan bahwa barang bukti yang diamankan terdiri dari 288 bungkus rokok ilegal. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Sekretaris Daerah Nomor 800.1.11.1/825 tentang pembentukan Tim Pelaksana Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal.

“Sebelumnya kami menggelar rapat koordinasi bersama Bea Cukai untuk menyusun teknis pelaksanaan di lapangan. Tim kemudian dibagi menjadi tiga: tim motor, tim mobil berpelat hitam, dan tim patroli,” ujar Guntur.

Menurut Guntur, Operasi dilakukan secara undercover. Tim menyamar sebagai pembeli dan melakukan transaksi langsung di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Hanya dalam dua menit, tim motor dan mobil berhasil melakukan tangkap tangan terhadap penjual rokok tanpa cukai.

“Tim patroli langsung mengamankan barang bukti dan pelaku. Penanganan pelaku selanjutnya ditangani Bea Cukai, dan seluruh barang bukti dibawa serta disegel ke Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang,” imbuhnya.

Satpol PP dan Bea Cukai mengimbau masyarakat, khususnya pedagang dan pengecer, untuk tidak menjual rokok tanpa pita cukai, karena tindakan tersebut melanggar hukum dan akan dikenai sanksi tegas.

“Kami peringatkan kepada sales, pedagang, dan pengecer untuk menghentikan peredaran rokok ilegal. Jika tetap dilakukan, sanksi berupa penyitaan dan sanksi administratif akan diberlakukan,” tegas Guntur.

BACA JUGA :

AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Lima mitra pengemudi ojek online dari Jawa Tengah dan DIY memenangkan sepeda motor Yamaha Lexi 155 dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) Periode 1 yang digelar PT Pertamina Patra Niaga. Para pemenang terpilih setelah rutin bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina dan menukarkan poin menjadi voucher undian. Program apresiasi bagi pengguna Pertamax Series ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026 dengan total hadiah 100 unit sepeda motor.
Rutin Pakai MyPertamina, Lima Driver Ojol di Jateng-DIY Bawa Pulang Yamaha Lexi
Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
ASUS Andalkan AI Offline dan Ketahanan Standar Militer untuk Bidik Segmen Eksekutif
ASUS Andalkan AI Offline dan Ketahanan Standar Militer untuk Bidik Segmen Eksekutif
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026