URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Dalam kurun waktu 20 hari tim kami berhasil mengungkap 10 kasus TO dan non TO, adapun barang buktinya terdiri dari kendaraan bermotor dan peralatan elektronik," ungkap Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Operasi Sikat Jaran Candi 2021, Polres Semarang Berhasil Ungkap 10 Kasus Curas dan Curat

Operasi Sikat Jaran Candi 2021, Polres Semarang Berhasil Ungkap 10 Kasus Curas dan Curat

Operasi Sikat Jaran Candi 2021, Polres Semarang Berhasil Ungkap 10 Kasus Curas dan Curat

featured-img

UNGARAN – Operasi dengan sandi Sikat Jaran Candi 2021 yang dilaksanakan serentak oleh seluruh Polres jajaran di wilayah hukum Polda Jawa Tengah telah berakhir pada 31 Oktober 2021. Kegiatan yang dimotori oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah itu berlangsung selama 20 hari sejak tanggal 11 Oktober 2021.

Dalam giat tersebut, Polres Semarang juga turut andil mengungkap puluhan kasus. Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA menerangkan adapun kasus yang berhasil diungkap didominasi pencurian dengan pemberatan (curat) serta pencurian dengan kekerasan (curas).

“Ada 10 kasus baik target operasi (TO) dan non TO yang berhasil kami ungkap. Terdiri dari 9 kasus curat dan 1 kasus curas dengan 10 tersangka,” jelasnya dalam konferensi pers yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah dan diikuti secara virtual oleh seluruh Polres jajaran eks-Polwil se-Jawa Tengah, Selasa (2/11/2021).

Dijelaskan Kapolres, ke-sepuluh kasus tersebut didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor) baik roda dua mapupun roda empat, serta pencurian alat elektronik. Adapun barang buktinya terdiri dari 1 kendaraan bermotor (KBM) roda empat, 7 unit KBM roda dua dan 2 unit HP.

“Satu kasus yang paling menonjol adalah curat kendaraan bermotor (KBM) jenis L 300, dimana KBM tersebut oleh para tersangka dipotong-potong menjadi beberapa bagian, istilahnya kanibal kemudian dijual per bagian. TKP penangkapannya di exit tol Ungaran,” urai dia.

Adapun dari 10 tersangka yang berhasil diamankan, terdapat 1 orang perempuan. Menurut Kapolres, ia berperan dalam curanmor Honda Beat dengan TKP Desa Kalibeji Tuntang Kabupaten Semarang.

“Tersangka atas nama Dian Astuti Rahayu, warga Salatiga. Dalam kasus 363 ranmor menurut pengakuannya ia berboncengan dengan pelaku saat hendak memetik kendaraan yang sudah diincar,” terangnya.

Kapolres berpesan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan masing-masing. Sebab tindak kejahatan bisa terjadi selain niat dari pelaku juga karena adanya kesempatan.

“Misalnya kalau parkir kendaraan di tempat aman, pastikan kunci tidak tertinggal. Kalau perlu lengkapi kendaraan dengan kunci ganda supaya lebih aman,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga