RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Orang Tua Siswa di Tengaran Kini Merasa Lega, Pasca Anak Mereka Mengikuti Vaksinasi Binda

Orang Tua Siswa di Tengaran Kini Merasa Lega, Pasca Anak Mereka Mengikuti Vaksinasi Binda

Orang Tua Siswa di Tengaran Kini Merasa Lega, Pasca Anak Mereka Mengikuti Vaksinasi Binda

Raut wajah ceria datang dari Muhammad Dexca AA, siswa kelas 1 SDN Barukan 02 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, pasca mengikuti Vaksinasi yang digelar oleh BIN Jateng.Jumat 28 January 2022 pagi. Dexca merupakan 1 dari 89 siswa lain di Sekolah tersebut yang mengikuti Vaksinasi.

Kepada rasikafm.com Yatimah orang tua Dexca mengaku kini sudah bisa lega karena anaknya sudah mengikuti Vaksinasi lengkap, sehingga sudah tidak was was saat mengikuti pelajaran secara Tatap Muka “saya senang dan berterima kasih kepada pihak BIN yang telah mengadakan vaksinasi massal kali ini, semoga kedepan tidak ada lagi anak sekolah yang terpapar Corona” ungkap Yatimah.

Pihak SD Negeri 02 Barukan, sendiri sebelumnya sudah melaksanakan Vaksinasi Dosis 1 sehingga PTM bisa bisa dilaksanakan 100 persen meski dengan Prokes yang ketat.

“untuk kegiatan PTM setelah vaksinasi anak dosis 1 dan dosis 2 telah dilaksanakan, meski dengan prokes yang ketat” ungkap kepala sekolah SDN Barukan 02 Sugiyarti S.Pd.

Sugiyarti berharap dengan selesainya vaksinasi anak lengkap di sekolahnya maka kekebalan tubuh anak akan meningkat. Sehingga Kekhawatiran dan rasa rakut Sebagian orang tua saat anak mereka mengikuti pembelajaran tatap muka PTM bisa berkurang.

Sugiyarti mengaku senang karena vaksinasi berjalan lancar, Para siswa didampingi orang tuanya tidak takut dan tetap ceria. “kami menyampaikan terima kasih kepada BIN yang telah melaksanakan vaksinasi anak di sekolahnya karena sudah lama ditunggu” tambahnya.

Kepala SDN Barukan 02,  Sugiyarti saat diwawancarai Rasika

Seperti diketahui Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, jumat (28/01/2022), kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak / pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster di 14 wilayah di Jateng, dengan target 15.000 orang.

Binda juga mendirikan 15 sentra vaksinasi di 14 kabupaten/kota, termasuk pelaksanaan vaksinasi masyarakat secara door to door.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka