RASIKAFM.COM | UNGARAN — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik yang menjadi perhatian adalah rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), yang dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga.
Pengerjaan RTLH telah dimulai sejak masa pra-TMMD dengan melibatkan masyarakat di masing-masing dusun. Hingga saat ini, terdapat 13 unit rumah yang menjadi sasaran rehabilitasi. Rumah-rumah tersebut tersebar di Dusun Banjari, Cukil, Gombyong, Grisem, dan Rejosari.
Bagi Amin Rahmanto, salah satu penerima manfaat program RTLH, bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya. Rumah yang sebelumnya belum selesai dibangun kini dapat diperbaiki sehingga lebih layak dan nyaman untuk ditempati.
“Terima kasih untuk program ini. Sangat bermanfaat buat kami. Rumah yang sebelumnya belum layak huni sekarang bisa diperbaiki dengan baik sehingga lebih nyaman untuk tempat tinggal kami,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Amin mengaku kondisi rumahnya sebelumnya masih jauh dari kata layak. Dinding belum diplester dan diaci, serta belum dicat. Hanya bagian atap yang telah terpasang.
“Yang mengerjakan ada warga, saudara, dan bapak-bapak TNI. Diperkirakan sekitar dua minggu pengerjaannya,” tambahnya.
Selain menyasar rumah warga, Satgas TMMD juga melakukan renovasi Mushola An’Nur di Dusun Cukil. Takmir mushola, Abdul Jumarno, mengatakan perbaikan meliputi pengecatan, pemasangan keramik, hingga perbaikan atap yang bocor sehingga tempat ibadah menjadi lebih nyaman digunakan.
“Alhamdulillah sudah nyaman dipakai buat ibadah,” katanya.
Sementara Babinsa Cukil Koramil Tengaran, Serka Kundori, menjelaskan beberapa rumah bahkan direnovasi secara menyeluruh karena kondisinya sudah tidak layak huni. Setiap unit RTLH mendapat dukungan anggaran sebesar Rp20 juta.
Menurutnya, selain rehabilitasi 13 RTLH, sasaran fisik TMMD juga meliputi pembangunan jalan rabat beton, pembangunan dua pos kamling, satu taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta renovasi satu mushola.
“Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sesuai jadwal dengan dukungan personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat,” jelasnya. (win)









