KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pamit Cari Kayu Bakar, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

Pamit Cari Kayu Bakar, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

Pamit Cari Kayu Bakar, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

UNGARAN – Sumi (81), seorang nenek warga Desa Ngasinan, Susukan, Kabupaten Semarang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah saluran irigasi. Sebelumnya ia pamit untuk mencari kayu bakar tak jauh dari rumahnya. Tim SAR gabungan yang mendapatkan informasi tersebut segera melaporkan kepada petugas kepolisian setempat.

Kapolsek Susukan AKP Yanto mengatakan berdasarkan informasi dari keluarga nenek pergi meninggalkan rumah untuk mencari kayu bakar, namun belum juga kembali sejak Senin (10/1/2022).

“Saat pihak keluarga mengantar makanan ke rumah korban, tidak menjumpai nenek tersebut. Kemudian ditanyakan para tetangga juga tidak ada yang tahu,” ungkapnya saat dikonfirmasi Jumat (14/1/2022).

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban sudah mulai pikun dan kegiatannya sehari-hari hanya mencari kayu bakar tak jauh dari rumahnya.

“Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek dan tim SAR gabungan. Operasi pencarian orang hilang dibuka pada Kamis (13/1/2022),” jelas Kapolsek.

Pada hari pertama operasi pencarian, tim dibagi menjadi 5 Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir hutan, ladang dan sungai dengan radius 3 kilometer dari rumah korban. Sore harinya, korban berhasil ditemukan di sebuah saluran irigasi dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 di sebuah parit. Hasil pemeriksaan oleh pihak puskesmas setempat, korban dinyatakan meninggal dunia lebih dari 6 jam dan tidak ditemukan tanda kekerasan,” paparnya.

Hasil penyelidikan awal, korban diduga tersesat saat hendak pulang ke rumah.

“Setelah berhasil ditemukan, korban dibawa menuju rumah duka untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]