URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BPBD memperkuat pemantauan gempa dengan memasang seismograf di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang. Kerja sama dengan BMKG ini dilakukan Selasa (2/12/2025) guna memantau aktivitas Sesar Rawapening dan Ungaran demi mitigasi risiko serta penyampaian peringatan dini kepada masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pantau Sesar Rawapening dan Ungaran, Seismograf Dipasang di Candirejo Tuntang

Pantau Sesar Rawapening dan Ungaran, Seismograf Dipasang di Candirejo Tuntang

Pantau Sesar Rawapening dan Ungaran, Seismograf Dipasang di Candirejo Tuntang

Ilustrasi Seismograf, Alat Pencatat Gempa Bumi. Foto: Dok/IST
Ilustrasi Seismograf, Alat Pencatat Gempa Bumi. Foto: Dok/IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat sistem pemantauan potensi gempa dengan memasang alat seismograf di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang. Langkah ini dilakukan untuk memantau aktivitas Sesar Rawapening serta Sesar Ungaran 1 dan Ungaran 2 yang dinilai memiliki potensi membahayakan.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan BMKG untuk pemantauan tanah longsor dan gempa bumi.

“Kami minta pemasangan alat seismograf yang bisa memantau pergerakan itu, dan sudah terwujud. Alat ini kami tempatkan di Desa Candirejo,” ujarnya di Ungaran, Selasa (2/12/2025).

“Dengan alat tersebut, bila ada pergerakan yang membahayakan, kami bisa menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat.”

Selain memanfaatkan alat pemantau, BPBD juga mengembangkan sistem peringatan dini berbasis masyarakat.

Terkait early warning system manual, pihaknya mencoba menggerakkan masyarakat dan relawan agar peduli dengan lingkungannya.

Ia menyebut masyarakat didorong untuk mengenali kondisi rawan bencana di sekitar tempat tinggal, memahami tingkat risiko, hingga menyusun rencana penanggulangan.

“Setelah tahu risikonya seperti apa, baru kita susun rencana penanggulangannya, sampai akhirnya dilakukan simulasi atau latihan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Sesar Ungaran 1 berada di sekitar Gunung Ungaran dan termasuk kategori sesar aktif dengan potensi vulkanik-tektonik. Sesar ini dapat memicu gempa bumi karena merupakan bagian dari zona rekahan kerak bumi yang mengalami pergeseran akibat tekanan tektonik. Adapun Sesar Ungaran 2, bersama Sesar Merapi–Merbabu dan Sesar Rawapening, juga menjadi salah satu sumber potensi gempa di wilayah Ambarawa dan sekitarnya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar